Input kilang minyak mentah AS mencapai rata-rata 16,8 juta barel per hari selama pekan yang berakhir 8 September, 177.000 barel per hari lebih tinggi dari rata-rata minggu sebelumnya, menurut laporan mingguan dikeluarkan oleh Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu (13/9/2023).

Kilang-kilang minyak beroperasi pada 93,7 persen dari kapasitas operasionalnya pada minggu lalu, menurut Laporan Data Minyak Mingguan.

Pada periode yang sama, produksi bensin dan bahan bakar sulingan turun, masing-masing mencapai rata-rata 9,2 juta barel per hari dan 5,0 juta barel per hari.

Persediaan minyak mentah komersial AS, tidak termasuk yang ada di Cadangan Minyak Strategis, naik 4,0 juta barel dari minggu sebelumnya menjadi 420,6 juta barel, sekitar 2,0 persen di bawah rata-rata lima tahun pada tahun ini.

Total persediaan bensin naik sebesar 5,6 juta barel dari minggu sebelumnya dan sekitar 2,0 persen di bawah rata-rata lima tahun pada tahun ini. Persediaan bensin jadi dan komponen campuran juga meningkat minggu lalu.

Persediaan bahan bakar sulingan naik 3,9 juta barel pada minggu lalu, sekitar 13 persen di bawah rata-rata lima tahun pada tahun ini. Sementara itu, persediaan propana/propilena naik 3,1 juta barel pada minggu lalu, sekitar 21 persen di atas rata-rata lima tahun pada tahun ini.

Total persediaan minyak bumi komersial melonjak 10,4 juta barel pada minggu lalu dan total produk-produk yang dipasok selama periode empat minggu terakhir mencapai rata-rata 21,0 juta barel per hari, naik sebesar 6,6 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Selama empat minggu terakhir, pasokan produk bensin motor mencapai rata-rata 8,9 juta barel per hari, naik 4,0 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Pasokan produk bahan bakar sulingan mencapai rata-rata 3,7 juta barel per hari selama empat minggu terakhir, naik 5,4 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Pasokan produk bahan bakar jet naik 9,0 persen dibandingkan dengan periode empat minggu yang sama tahun lalu.

 

Pewarta: Apep Suhendar

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2023