Pelatih Persikabo Bogor Liestiadi mensyukuri hasil raihan satu poin dari laga melawan Arema FC setelah bermain imbang 1-1 pada pekan ke-17 Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Rabu.


Berbicara pada sesi konferensi pers virtual seusai pertandingan, Liestiadi mengatakan timnya sudah mampu mendominasi pertandingan seperti pada aspek statistik, penguasaan bola hingga tembakan ke gawang.

"Hasil pertandingan tadi adalah draw, 0-0, kedua tim sama-sama mendapatkan poin yang sama, satu. Untuk tim kita sendiri, Persikabo, dapat poin satu ini kita syukuri," ujar Liestiadi.

"Walaupun pada pertandingan tadi kita sangat mendominasi, jika kita lihat dari statistik, ball possession, shots on goal, yang lainnya, kita sangat mendominasi," sambungnya.

Liestiadi lanjut mengatakan, pada pertandingan ini, keberuntungan belum berpihak pada Persikabo, meski timnya sudah tampil cukup bagus dan mampu memberikan ancaman ke gawang Arema FC.

Meskipun begitu, raihan satu poin dan nirbobol pada laga ini, menurut Liestiadi patut disyukuri oleh timnya karena Arema FC merupakan tim yang tangguh dan saat ini berada di papan atas klasemen sementara Liga 1.

"Tapi keberuntungan belum berpihak kepada kita untuk mencetak gol. Namun dengan dapatnya satu poin dan clean sheet, itu kita syukuri, mungkin itu rezeki kita pada pertandingan ini.

"Pertandingan tadi sebenarnya sangat menarik dan berjalan ketat, karena kedua tim berambisi. Apalagi kita tahu, di dalam klasemen, Arema adalah klub papan atas, jadi secara kualitas yang dilihat orang, Arema di atas, tapi kita berusaha mengimbangi," terang Liestiadi.

Pada pertandingan ini, kedua tim bermain terbuka dan melancarkan saling serang, meskipun begitu, kedua tim tak mampu menciptakan gol yang membuat Arema FC dan Persikabo harus puas dengan raihan satu angka.

Hasil ini membuat Persikabo masih berada di peringkat ke-13, sedangkan Arema FC harus puas tetap tertahan di posisi ke-3 klasemen sementara Liga 1, gagal menyalip Persib Bandung yang berada di peringkat kedua.
 

Pewarta: Aldi Sultan

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2022