Absor Fauzi adalah produk dari pembinaan di lingkungan Persiba sendiri. Ia masuk tim tangguh kebanggaan Balikpapan dari Mitra Teras, klub anggota Divisi Utama Persiba.
Absor bermain impresif saat Persiba bertandang ke Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, pekan lalu. Meski kemudian harus ditandu keluar karena cedera, dalam partai lawan Pelita Jaya itu, Absor menunjukkan kegigihan, determinasi, dan semangat juang luar biasa di lini belakang Beruang Madu.
Ia berhasil mematikan gerak striker Pelita asal Malaysia, Safee Sali. Ia juga membuat Safee tak produktif dengan memotong aliran umpan kepada penyerang yang jadi salah satu pencetak gol terbanyak di Liga Super saat ini.
"Saya sangat berterimakasih diberi kesempatan menunjukkan kemampuan saya," kata Absor di Balikpapan, Jumat (20/4), tentang penampilannya saat lawan Pelita. Absor diturunkan pelatih Peter Butler karena Iqbal Samad cedera.
Kali ini pun, peluang Absor turun sejak menit pertama bertambah besar dengan akumulasi kartu kuning yang diterima Rachmat Latif, langganan starter musim ini.
Bagi pelatih Butler sendiri, belum ada yang pasti mengenai line up sehingga dua jam sebelum pertandingan.
"Meski Latif tidak bisa saya mainkan karena dia orang kena akumulasi kartu, saya masih punya Iqbal, Supriyadi, juga Heri Susilo," kata Pelatih Butler.
Sebelum ditangani Butler, pertahanan Persiba menjadi tempat striker lawan menambah catatan gol. Statistik menunjukkan, Persiba rata-rata kebobolan dua gol setiap pertandingan dalam putaran pertama lalu.
Ketika Butler masuk menggantikan Hariyadi, pekerjaan pertamanya adalah memperbaik pertahanan tersebut. Ia berhasil memotivasi para pemain belakang untuk bermain dengan penuh kebanggaan seperti striker. Maka PSPS Pekanbaru, lawan yang mereka hadapi sekarang, ditahan imbang 0-0 di Kuala Singingi Sport Center, Pekanbaru, Riau.
"Jadi kita akan berjuang buat menang lagi," kata Butler. (*)
Pewarta: Novi AbdiEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.