"Tahun ini (2012) Pemerintah Kota Samarinda akan menfokuskan pada perbaikan 300 ruas jalan dan gang. Bahkan untuk perbaikan Jalan Padat Karya di Kelurahan Sempaja Utara saja telah diusulkan dana Rp7,5 miliar ke Provinsi Kaltim," ungkap Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Kota Samarinda, Erham Yusuf, Selasa.
Pemerintah Kota Samarinda kata Erham Yusuf berkomitmen untuk terus memperbaiki sejumlah jalan yang rusak di daerah itu.
Komitmen tersebut lanjut dia ditunjukkan Wali Kota Samarinda, Sjaharie Jaang dengan melakukan inpeksi mendadak (sidak) pada lokasi perbaikan jalan di Kelurahan Sempaja Utara.
"Didampingi Sekretaris Kota Samarinda, Zulfakar Noor, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Ahmad Maulana, Kabag Pembangunan Ananta Fathurozi pak Sjaharie Jaang meninjau langsung perbaikan Jalan Padat Karya. Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul banyaknya keluhan warga terkait kerusakan jalan itu," kata Erham Yusuf.
Saat sidak Wali Kota Samarinda itu kata Erham Yusuf, warga tengah melakukan aksi unjuk rasa menuntut perbaikan jalan tersebut.
"Pada saat sidak tersebut, warga bersama aparat Kelurahan Sempaja Utara dan pihak terkait lainnya melakukan rapat membahas kerusakan jalan Padat Karya menyusul protes masyarakat," katanya.
"Pada kesempatan itu, pak Wali Kota meminta masyarakat agar bersabar karena perbaikan jalan tersebut sedang dalam proses pengerjaan.
Walikota menurut Erham, juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Samarinda untuk memperbaiki seluruh infrastruktur jalan, namun hal tersebut harus dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Pak Sjaharie Jaang juga meminta seluruh masyarakat agar mendukung seluruh kebijakan pemerintah terkait pembangunan dan perbaikan infrastruktur," kata Erham Yusuf.
Setelah meninjau perbaikan jalan di Kelurahan Bengkuring, lanjut Erham Yusuf, Wali Kota Samarinda kemudian melanjutkan sidak ke kelurahan Lempake untuk melihat secara langsung kondisi jembatan yang juga memerlukan perbaikan. (*)
Pewarta: Amirullah: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.