Samarinda  (ANTARA News - Kaltim) - BTPN Samarinda menggelar dialog interaktif bertujuan untuk memberikan motivasi bagi para PNS agar lebih tegar menghadapi masa pensiun karena hal itu bukan berarti "kiamat" karena banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk menghasilkan uang.
 
“Adanya program ini lebih mengarah dan terutama kepada tanggung jawab sosial dan tentunya kepada bisnis supaya lebih mengenalkan BTPN kepada masyarakat,” kata kepala Cabang BTPN Samarinda Syamsudin di samrinda, Rabu.
    
Dengan tema “SIAP Pensiun Bahagia”, acara ini sikemas dengan cukup menarik dengan dihadiri oleh sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang rata-rata akn pensiun kurang dari 3 tahun lagi.
 
Dialog ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dalam persiapan diri kepada para pegawai negeri yang akan memasuki masa pensiun mendatang. Selama ini, banyak para pegawai yang akan kebingungan ketika menghadapi masa pensiun.

Berdasarkan hasil survey, umumnya menjelang akhir pensiun para calon pensiunan akan mengalami atau menghadapi permasalahan dalam 3 aspek, yaitu kesehatan, ekonomi serta psikologis. Sehingga dengan adanya program ini para pegawai lebih mempersipakan diri.

 â€œProgram ini membantu mempersiapkan mereka secara bertahap sebelum memasuki usia pensiun, sehingga pensiun bukanlah akhir dari karir melainkan awal dari fase kehidupan yang lebih bahagia dan produktif,” katanya menambahkan.

 Berdasarkan survey yang dilakukan oleh BTPN terhadap peserta yang telah mengikuti program dialog interaktif tersebut di berbagai kota di Indonesia, sekitar 93% responden merasakan manfaat dari topik penyuluhan dan menyadari bahwa masa pensiun justru sebagai peluang kehidupan yang lebih baik.

 Dialog interaktif ini merupakan salah satu pilar dari program Pensiun Sehat & Sejahtera (PSS) BTPN. PSS merupakan program pemberdayaan dan realisasi dari kepedulian BTPN terhadap para pensiunan.

 Program ini, selain memberikan solusi keuangan kepada pensiunan, juga fokus utama BTPN adalah meningkatkan kapasitas nasabah melalui program-program pemberdayaan.  Yang terdiri atas menyelenggarakan konsultasi dengan dokter di kantor BTPN selama beberapa hari di awal bulan.

 Selain itu, menawarkan kesempatan untuk berusaha melalui pelatihan wirausaha yang menggabungkan penyebarluasan informasi dan pemberdayaan keterampilan usaha untuk membantu para pensiunan serta pra-pensiunan memulai dan mengelola usaha sendiri.


Editor : Iskandar Zulkarnaen

COPYRIGHT © ANTARA 2026