"Saya tahu betul bagaimana caranya ketika menghadapi situasi seperti ini. Tidak ada istilah lain, menang menjadi satu kewajiban dan akan kerja keras menggapai target tersebut," papar pelatih PBFC Dragan Djukanovic kepada wartawan di Samarinda, Senin.
Dari dua kali laga yang sudah dimainkan, tim berjuluk "Pesut Etam" itu belum pernah meraih kemenangan.
Pada laga pertama di markas Bali United, Ponaryo Astaman dan kawan-kawan bermain imbang 1-1. Begitu pula saat menjamu tim kuat Persib Bandung akhir pekan lalu, PBFC juga hanya bermain imbang tanpa gol.
Ia menjelaskan, meski pada laga terakhir timnya gagal meraih angka sempurna, namun pemain tidak boleh larut dalam kekecewaan terlalu lama.
Dragan berharap para pemain tetap berkosentrasi menatap pertandingan lawan Persiba di kandang sendiri agar kemenangan yang ditunggu-tunggu bisa terwujud.
"Kami harus mulai fokus dan konsentrasi penuh, dan beberapa kekurangan akan diperbaiki agar saat waktunya tiba, kita siap memenangkan medan pertempuran itu," ujarnya.
Pertemuan dua tim asal Kaltim ini selalu sarat gengsi, apalagi keduanya juga belum pernah meraih kemenangan di TSC 2016.
Persiba Balikpapan juga ditahan imbang Sriwijaya FC di markasnya Stadion Parikesit Balikpapan, setelah pada laga sebelumnya kalah 0-2 dari Arema Cronus di Malang.
PBFC dan Persiba terakhir bertemu pada kompetisi ISL 2014 yang saat itu berakhir imbang 2-2.
"Saya berharap seluruh pemain melupakan hasil kurang maksimal saat lawan Persib. Laga melawan Persiba wajib dimenangkan," tambah Dragan. (*)
Pewarta: Arumanto: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.