Samarinda (ANTARANews-Kaltim) -  Manejemen Persisam Putra Samarinda kini mengevaluasi timnya sebagai langkah  persiapan untuk laga pada kompetisi Indonesia Super Liga (ISL) musim depan.

"Kami tengah mengevaluasi tim sebagai langkah persiapan laga ISL musim depan. Jadi untuk sementara belum bisa memastikan berapa persen pemain yang akan dipertahankan," ujar Harbiansyah Hanafiah, Manejer Umum (GM) Persisam Putra di Samarinda, Selasa.

Ia memaparkan bahwa pihak manejemen bersama pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kekuatan dan kelemahan tim selama ini.   

Evaluasi itu penting, katanya menambahkan apalagi ia belum lama memimpin tim kebanggaan "Urang Samarinda" karena terjadi pergantian sejumlah pengurus termasuk GM Persisam.   

"Meskipun hanya beberapa pertandingan yang sempat saya ikuti namun sudah bisa mendapatkan gambaran tentang kekuatan musim depan. Selain itu beberapa pemain yang bakal dibeli juga mulai didekati," imbuh dia.  

Secara teknis dijelaskan bahwa beberapa pemain yang akan dipertahankan tentu dilakukan negosiasi ulang harganya.  

"Jelas sangat berat kalau mengontrak pemain lama masih dengan harga lama, kecuali ada pertimbangan lain seperti kualitas pemain bersangkutan terlihat memang meningkat," katanya.  

Semua pemain Persisam Putra sesuai dengan kontrak kerja mereka, masih berlaku sampai Agustus 2010 mendatang. Artinya selama itu mereka masih terikat dengan Persisam Putra.  

"Namun untuk pemain yang tidak dipertahankan, kemungkinan besar masalah kontraknya diselesaikan dengan cepat, tergantung kapan bergulirnya kompetisi mendatang," imbuh dia.   

Pihak manejemen Persisam menyatakan bahwa tidak ingin menggantung nasib pemain yang kontraknya tidak diperpanjang karena dianggap tidak profesional dan proporsional, khususnya menyangkut masa depan pemain tersebut.   

"Katakan saja, misalnya kompetisi musim depan dilaksanakan September atau Oktober 2010, maka kami secepatnya melakukan kontrak ulang dan memutus hubungan kerja dengan pemain yang kontraknya tak diperpanjang," ujar Harbiansyah.


Editor : Iskandar Zulkarnaen

COPYRIGHT © ANTARA 2026