Langkah penghematan tersebut agar anggaran yang dikeluarkan untuk membayar pemakaian energi misalnya listrik, dapat ditekan atau dikurangi,"Tenggarong (ANTARA Kaltim) - Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari mengimbau seluruh instansi di daerah itu agar dapat berhemat energi.
"Langkah penghematan tersebut agar anggaran yang dikeluarkan untuk membayar pemakaian energi misalnya listrik, dapat ditekan atau dikurangi," ujar Rita Widyasari, belum lama ini.
Apalagi lanjut Rita Widyasari, saat ini Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas (Migas) dari Pemerintah Pusat untuk Kutai Kartanegara angkanya semakin merosot.
"Jadi, kita harus lebih berhemat dalam penggunaan energi karena DBH migas dari pemerintah pusat berkurang," katanya.
Untuk menghemat energi listrik, ia menyarankan agar gedung perkantoran instansi pemerintah mengurangi atau meniadakan pemakaian tirai pada jendela atau dinding kaca.
"Hal tersebut dimaksudkan, agar cahaya matahari bisa menerangi dalam ruangan kantor, sehingga tak perlu menggunakan lampu di siang hari," ujar Rita.
Selain itu menurutnya, jika perkantoran merubah pola pikir dengan menggunakan cahaya matahari untuk menerangi kantor, otomatis tidak perlu ada penganggaran untuk pengadaan atau pergantian tirai.
"Tak perlu ada anggaran pengadaan tirai dan tekan rendah pembayaran listrik dengan menghemat energi. Lebih baik uangnya kita pakai untuk menggaji honorer atau kegiatan bermanfaat lainnya," kata Rita (*)
Pewarta: Hayru Abdi: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.