Lonjakan penumpang arus balik itu tidak seperti yang diprediksi. Para sopir angkutan yang sebelumnya merasa lesu kini mulai bersemangat karena penumpang mulai padat,"Penajam (ANTARA Kaltim) - Terminal Penajam di Kabupaten Penajam Paser Utara, pada hari terakhir liburan dan cuti bersama Idul Fitri atau H+4 lebaran dipadati penumpang yang akan balik ke berbagai daerah.
Staf Terminal Penajam Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara, Abdullah, Selasa, mengatakan aktivitas penumpang pada empat hari setelah lebaran mulai ramai.
Lonjakan arus balik usai Idul Fitri di Terminal Penajam tersebut diprediksi akan terus terjadi dan bertahan hingga tujuh hari setelah atau H+7 Idul Fitri.
"Lonjakan penumpang arus balik itu tidak seperti yang diprediksi. Para sopir angkutan yang sebelumnya merasa lesu kini mulai bersemangat karena penumpang mulai padat," ungkap Abdullah.
Lonjakan jumlah penumpang yang mulai berlangsung sejak H+2 atau dua hari setelah lebaran tersebut mencapai 20 hingga 40 persen.
"Dalam sehari, 40 sampai 50 unit angkutan antardaerah dengan trayek Penajam-Tanah Grogot, Kabupaten Paser, mengangkut penumpang. Kami telah menyiapkan 76 angkutan antardaerah untuk melayani penumpang arus balik yang diprediksi akan terus berlangsung hingga H+7," kata Abdullah.
Namun, pada saat lebaran sampai sekarang, tambahnya, volume penumpang untuk angkutan kota dan perdesaan di wilayah Penajam Paser Utara tidak ada peningkatan, bahkan cenderung sepi karena para pemudik atau warga setempat lebih banyak bepergian dengan menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi.
"Meski penumpang trayek Penajam-Grogot ramai, tetapi untuk sopir angkutan kota dan perdesaan pada lebaran tahun ini dianggap mengecewakan karena warga atau pemudik menggunakan kendaraan pribadi saat bepergian," ujar Abdullah. (*)
Pewarta: Bagus Purwa: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.