Selama ini, kita masih berharap pada sektor minyak dan gas. Jadi, Pemkot Bontang bakal mendorong sektor nonmigas,"Bontang (ANTARA Kaltim) - Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) bersama beberapa unsur pemerintahan di Kota Bontang, memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bontang, Zulkifli, Selasa mengatakan, pengembangan iklim investasi di daerah itu perlu ditingkatkan agar lebih maju dan sejahtera, salah satunya dengan menciptakan lahan pekerjaan dan membangun infrastruktur di sektor nonmigas.
"Selama ini, kita masih berharap pada sektor minyak dan gas. Jadi, Pemkot Bontang bakal mendorong sektor nonmigas," ungkap Zulkifli.
Sejumlah program prioritas nonmigas yang akan dikembangkan lanjut Zulkifli antara lain, pengembangan manajemen pelayanan pendidikan dan kesehatan, peningkatan kualitas tenaga kerja serta pemberdayaan masyarakat.
"Tentunya, pengendalian dan pemulihan lingkungan hidup juga harus diperhatikan," katanya.
Di bidang peningkatan infrastruktur lanjut Zulkifli, seperti jalan, pelabuhan, bandara, termasuk peningkatan kualitas air dan listrik dan peningkatan kualitas penyelengaraan pemerintah juga menjadi program prioritas yang dibahas pada musrenbang tersebut.
"Musrenbang kali ini tidak jauh berbeda dengan prioritas tahun sebelumnya, tetapi agak sedikit bergeser," ujar Zulkifli.
Musrenbang menurut Zulkifli merupakan proses penganggaran partisipatif dengan menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi mereka kepada pemerintah, mulai dari tingkat Kelurahan yang diawali dengan rembuk warga untuk menghimpun segala usulan yang dianggap prioritas.
Musrenbang lanjut dia, juga merupakan pendekatan "bottom-up" sehingga suara warga bisa secara aktif mempengaruhi rencana anggaran kota dan bagaimana proyek-proyek pembangunan disusun.
Awalnya kata Zulkifili, musrenbang diperkenalkan sebagai upaya mengganti sistem sentralistik dan "top-down".
"Kami berharap masyarakat ikut berpartisipasi karena hal ini kesempatan untuk secara bersama menggagas perkembangan serta harus memastikan pembangunan yang dilakukan pemkot sesuai dengan kebutuhan warga," katanya.
"Musrenbang ini digelar juga dimaksudkan sebagai forum musyawarah perencanaan pembangunan yang mengakomodasi peran-peran segenap komponen masyarakat, sebagai media koordinasi, komunikasi dan konsultasi program pembangunan dengan fokus pada realisasi kebutuhan masyarakat secara nyata," ungkap Zulkifli. (*)
Pewarta: IrwanEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.