Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo kepeda 16 pemerintah kabupaten dan kota se Indonesia di loby Balaikota Pemerintah Kota Surabaya.
Humas dan Protokol Kota Bontang melalui pers rilisnya menyebutkan Kota Bontang memperoleh penghargaan pada bidang Sanitasi untuk pengelolaan Sampah dengan urutan ke tiga setelah Surabaya dan Magelang.
Sedangkan untuk pengelolaan IPAL Kota Bontang memperoleh urutan kedua setelah Surabaya.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berharap kepada seluruh Pemerintah Kabupaten danKota serta Pemerintah Provinsi bisa melakukan Inovasi di berbagai bidang pembangunan yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya.
Setelah acara penyerahan penghargaan dilakukan juga kunjungan lapangan, untuk melihat secara dekat apa saja yang telah dilakukan pemerintah Kota Surabaya sehingga dapat meraih 3 penghargaan sekaligus untuk katagori pengelolaan RTH, Persampahan dan Drainase.
Dalam kunjungan itu dipimpin Wali kota Surabaya Risma, salah satunya ke tempat pembuatan dan inovasi untuk air mancur yang merupakan karya para mahasiswa yang harganya jauh lebih murah jika harus membeli software dari luar negeri.
Hal itu mendapat perhatian serius dari Wakil Walikota Bontang, Isro Umargani dan tertarik dengan pembuatan air mancur daur ulang limbah air. Wali Kota Surabaya Risma juga mempersilahkan kepada para pengunjung yang ingin mencontoh kegiatan dan bisa mengcopy softwarenya langsung.
Turut hadir mendampingi Wakil Walikota Bontang, Isro Umargani pada penyerahan penghargaan itu adalah Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bontang, Ir. Abdul. Rivai (*)
Pewarta: IrwanEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.