Hal itu terungkap saat Ketua Umum KONI Kaltim Zuhdi Yahya bersilaturahim dengan Sultan Kutai di Tenggarong, Selasa.
Kaltim berhasil mencapai prestasi "monumental" pada PON XVII-2008 Kaltim karena berhasil mencapai tiga besar atau daerah luar Pulau Jawa plus DKI Jakarta berada pada posisi elit itu, dan keberhasilan "fenomenal" karena lima besar di PON XVIII-Riau atau mampu merebut posisi yang jadi target tuan rumah Provinsi "Lancang Kuning" tersebut.
Sultan mengingatkan bahwa para olahragawan adalah pahlawan yang sebenarnya karena bisa mengharumkan nama daerah di tingkat lokal maupun internasional melalui berbagai “event†misalnya SEA Games atau Olimpiade.
"Kuncinya adalah disiplin, dan paling terpenting jauhi dari sikap negatif yang sangat merusak, yakni merokok dan Narkoba," ujar Sultan yang berusia 82 tahun itu.
Sultan menuturkan bahwa ia sendiri pada masa mudanya adalah seorang olahragawan, bahkan beberapa cabang olahraga ia kuasai,antara lain, tenis lapangan, biliar , sepakbola dan menembak.
Ia mengingatkan agar persiapan lebih dini dilakukan serta sebanyak-banyaknya melibatkan atlet lokal.
Zuhdi Yahya berjanji berupaya maksimal menjaga nama baik daerah sesuai yan diamanahkan oleh sultan.
Usai silaturahim itu, Zuhdi Yahya melihat beberapa venues eks-PON di “Kota Raya†Tenggarong serta mengharapkan agar KONI dan Pemkab Kutai Kartanegara bisa berkoordinasi dengan KONI dan Pemprov Kaltim untuk mengoptimalkan beberapa fasilitas olahraga yang berstandar nasional itu.
"Sayang kalau tidak dimanfaatkan secara baik karena berbagai fasilitas ini berstandar nasional, termasuk untuk persiapan Kaltim menghadapi PON Jawa Barat," kata Zuhdi.
***3***
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.