Samarinda (ANTARA Kaltim) - Infrastruktur jalan yang rusak, sistem drainase yang kurang terpelihara, pembangunan parit di badan jalan, minimnya bantuan alat-alat pertanian, hingga semenisasi permukiman, jadi beberapa item penting pembahasan Anggota DPRD Kaltim H. Andi Harun ST MSi di beberapa lokasi reses Daerah Pemilihan I (Dapil) Samarinda, beberapa waktu lalu.

Dalam reses 23 Maret - 28 Maret lalu, beberapa kelurahan yang disambangi Andi Harun adalah Kelurahan Sengkotek Samarinda Seberang dan Kelurahan Lempake Jaya Samarinda Utara. Jaring aspirasi tersebut betul-betul dimanfaatkan  warga menyampaikan keluh-kesah terkait infrastruktur umum yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

"Masyarakat tentu harus mengajukan tuntutannya dalam prosesi pembangunan. Perbaikan jalan poros, parit-parit, serta pengadaan alat pertanian akan lebih diprioritaskan. Poin terakhir tak kalah penting karena sebagian besar pekerjaan mereka sebagai petani," ungkap Andi Harun.

Seperti biasa politisi yang juga Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kaltim ini menyatakan akan mengawal aspirasi masyarakat tersebut untuk direalisasikan di APBD 2014. Mengingat aspirasi yang diajukan merupakan kebutuhan yang harus terealisasi sesegera mungkin.

"Tak bisa menunggu lama karena peruntukkan dari apa yang mereka tuntut sangat vital untuk kehidupan mereka hari-hari. Apalagi sudah hak mereka mendapat fasilitas umum yang memadai," urai Andi Harun.

Khusus reses di Kecamatan Palaran, Andi Harun tak sendiri. Dihadiri oleh dua anggota Dewan lainnya, H.A.Jawad Siradjuddin dan Anggota DPRD Samarinda, H. Joha Fajal, SE. Permasalahan infrastruktur tetap menjadi sorotan warga Palaran.

"Menjaring aspirasi masyarakat sedperti ini adalah bukti tanggung jawab dari amanat warga. Tentu saja kami terus berupaya memperjuangkan semua aspirasi hingga terealisasikan sesegera mungkin," kata Andi Harun. (Humas DPRD Kaltim/adv/dit/dhi/met)



Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026