Nick Kyrgios mendapat peringatan berupa pengurangan poin karena perilakunya yang tidak sportif dengan melemparkan raketnya ke tribun dan
melontarkan kata-kata kotor setelah petenis Australia itu dikalahkan Borna Coric 6-3 6-4 di turnamen Murray River Open, Melbourne Park, Jumat.


Masalah Kyrgios ini berawal saat dia berjuang dengan rasa sakit di lutut kiri sehingga membutuhkan perawatan di tengah pertandingan turnamen pemanasan Australia Open tersebut.

"Saya tidak bisa melakukan servis dengan menahan rasa sakit ini. Ketika saya menapak, rasanya tidak stabil," kata Kyrgios kepada pelatihnya di sela-sela pertandingan, sebagaimana dikutip Reuters dari media lokal.

"Saya mungkin hanya akan memainkan satu pertandingan lagi. Saya melakukan servis dengan kecepatan 170 (kph), bukan 220."

Petenis berusia 25 tahun itu, yang memulai turnamen pertamanya setelah hampir satu tahun beristirahat total karena pandemi COVID-19, terus memaksakan diri dan sempat diperingatkan wasit karena melontarkan sumpah-serapah pada kedudukan 4-4 di set kedua.

Setelah servisnya dipatahkan lawan, dia menghancurkan raketnya dan kemudian melemparkannya ke tribun kosong.

Pada Rabu, Kyrgios meminta jaminan dari panitia turnamen bahwa dia tidak akan didenda oleh ATP atas perilakunya saat melawan Harry Bourchier di babak terakhir sebelum kemudian setuju untuk bermain.

Dalam pertandingan babak 16 besar lainnya pada Jumat, petenis Prancis Jeremy Chardy mengalahkan unggulan keenam Taylor Fritz 6-2 6-4, sementara petenis Inggris Dan Evans memenangi set pembuka pertandingannya dengan Marcos Giron sebelum hujan menghentikan laga itu.

Pewarta: Junaydi Suswanto

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2021