Sepeda motor bebek atau cub sempat menjadi primadona pada era 90-an hingga 2000-an awal, karena menawarkan mobilitas yang praktis ketimbang motor berkopling manual.


Namun sejak skuter automatic (skutik) masuk bursa motor Indonesia, popularitas motor bebek perlahan meredup bahkan harga jualnya pun tidak terlalu tinggi.

Kendati demikian, masih ada sejumlah kalangan yang memilih motor bebek untuk menunjang mobilitas sehari-hari, baik sekolah atau mencari nafkah.

"Untuk ojek, pembeli budget pas-pasan, untuk anak sekolah atau orang tua, masih doyan motor bebek, khususnya yang bekas," kata Muslim pedagang motor bekas di kawasan Cileungsi, Jawa Barat, Minggu.

Ia mengatakan, sulit untuk menjual motor bebek dengan harga tinggi karena peminatnya sedikit dan cenderung lebih menyukai model skutik.

Berikut model motor bebek bekas dengan harga di bawah Rp4 jutaan keluaran tahun 2000 hingga saat ini:



Jupiter MX
Brosur Jupiter MX (ANTARA/Wikimedia Commons)

Jupiter MX edisi pertama (2005-2010) bisa ditemukan dengan harga jual Rp3 jutaan, tergantung kondisi. Motor bergaya sporty ini masih dilirik sebagian anak muda atau kalangan pekerja dengan budget yang tidak terlalu tinggi.

"Jupiter MX edisi pertama rentangnya Rp3-4 jutaan, tergantung kondisi, surat-surat dan kelengkapan pajaknya," kata Muslim.

Yamaha Jupiter Z, seri sebelum MX, juga tersedia dengan harga terjangkau di pasar motor bekas, yakni mulai Rp2,5 jutaan tergantung kondisi.

Honda Revo

Honda Revo edisi pertama (2007-2009), kelanjutan dari Honda Supra Fit, menjadi salah satu motor bekas dengan harga jual Rp3 jutaan.

"Honda Revo yang kecil, model pertama Rp3 jutaan. Masih banyak yang suka karena irit dan parts-nya mudah," kata dia.

Sedangkan Honda Revo Absolute bisa ditemukan di pasar motor bekas dengan harga Rp4 jutaan ke atas.

Yamaha Vega-R

Vega-R merupakan motor bebek kelas entry level sebagai pesaing Honda Supra Fit maupun Revo.

Vega diproduksi pada 2001 - 2003 sebagai penerus model Crypton. Model Vega dilanjutkan dengan Vega R (2003 - 2006) kemudian Vega ZR dan Vega Force yang masih diproduksi hingga kini.

Di pasar motor bekas, Vega generasi pertama dihargai Rp2 jutaan, sedangkan generasi kedua mulai Rp3 jutaan.

Honda Blade 110

Honda Blade 110 dijual dengan harga rata-rata Rp4 jutaan di bursa motor bekas. Sedangkan versi lainnya, Blade 125 masih di atas Rp5 jutaan dengan kondisi lengkap.

Suzuki Titan

Motor yang muncul pada 2010 ini merupakan perpaduan dari model bebek sebelumnya, yakni Smash dan Shogun. Efisiensinya mengadopsi Smash sedangkan gayanya yang cukup sporty mengikuti jejak Shogun.

Di pasar motor bekas, Suzuki Titan dapat Anda temukan dengan harga mulai Rp3-4 jutaan.

"Delapan tahun jualan motor bekas, baru sekali dapat Titan, tahun lalu. Harganya saat itu Rp3,8 juta," kata Muslim.

  Suzuki Smash

Smash merupakan motor bebek di kelas entry level yang mengaspal mulai tahun 2002.

Motor pesaing Yamaha Vega R dan Honda Supra Fit itu kini dijual dengan harga Rp2 jutaan.

"Suzuki Smash favorit tukang ojek pangkalan, selain Honda Revo. Harga bekasnya cuma Rp2 jutaan sudah bisa buat cari uang," kata Hamdan, penjual motor bekas lainnya di Cileungsi.

Honda Supra Series (Supra FIT, Supra X dan Supra 125 sebelum Injeksi)

Honda Supra pertama kali muncul pada 1997 dengan nama Astrea Supra. Model keduanya diberi tambahan nama Supra X yang kini rata-rata dijual dengan harga Rp2 jutaan dipasar motor bekas.

Masih dari keluarga Supra, jenis Supra Fit edisi pertama dan kedua juga dijual dengan harga bekas Rp2 jutaan.

Sedangkan Supra 125 atau generasi ketiga (2005) dijual dengan harga bekas Rp4 jutaan ke atas sesuai kondisi.

Sedangkan model Honda New Supra X 125 atau model Supra Batman harga jualnya masih lumayan yakni Rp5 juta -Rp7 jutaan.

Supra terus diproduksi hingga kini dengan nama Supra GT-R dan Supra X 125 FI.

Model lain

Selain model yang disebut di atas, masih terdapat jenis motor bebek lain keluaran tahun 2000 ke atas dengan harga terjangkau di bursa motor bekas, antara laim Honda Karisma, Kawasaki Blitz dan Kaze-VR 125, Suzuki Shogun hingga Satria 2-tak

Pewarta: Alviansyah Pasaribu

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2020