Samarinda, (ANTARA News Kaltim) - Tim Persisam Putra Samarinda bakal memboyong semua pemainnya menghadapi rangkaian pertandingan dengan tiga klub di Jawa Timur yakni Arema Malang, Deltras Sidoarjo dan Persela Lamongan pada lanjutan Liga Super Indonesia.
Manager tim Agus Coeng Setiawan di Samarinda, Senin, mengatakan hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya akumulasi kartu dan cidera pemain selama melakoni pertandingan, mengingat jeda pertandingan satu dan lainnya saling berdekatan.
"Pada pertandingan melawan Arema saja sudah ada tiga pemain kami yang absen terkait akumulasi kartu, seperti Isdiantono, Agung Prasetyo dan Srdjan Lopicic, Sehingga ketiganya baru bisa tampil pada pertandingan kedua melawan Deltras Sidoarjo," papar Agus Coeng.
Diakui Agus Coeng, saat ini skuad persisam yang ada di tim Persisam cukup terbatas yakni hanya 21 pemain, karena baru saja managemen memecat dua pemain yakni Jayusman Triasdi dan Fandi Mochtar.
Sedangkan penambahan pemain baru yakni Pierre Njanka hanya menggantikan status pemain asing Ronald Fagundes, yang harus absen sampai akhir musim karena cidera.
"Untuk lima pemain U-21 yang juga kita daftarkan pada tim senior, yakni Radiansyah, Bayu Gatra, Laudri, Imam Baihaqi dan Wahyu Kristanto belum bisa kami bawa serta karena tengah berkosentrasi di babak kualifikasi grup kelompok U-21," tegas Agus Coeng.
Pertimbangan lain membawa semua pemain tersebut, juga untuk menjaga nuansa kebersamaan yang mulai terjalin lagi antar pemain, paska masuknya pelatih baru Misha Radovic.
"Anak-anak sekarang sudah mulai kompak lagi didalam dan luar lapangan, makanya kondisi seperti ini harus tetap kami pelihara untuk mendukung hasil positif pada pertandingan yang akan kami lakoni," jelas Agus Coeng.
Perubahan drastis, nampak terlihat di skuad Persisam paska hadirnya Misha Radovic dan pemain berpengalaman Pierre Njanka.
Selain kedisiplinan dalam latihan, para pemain juga lebih terbuka mengeluarkan aspirasinya kepada managemen dan pelatih didalam dan luar lapangan.
"Makanya saya berharap nuansa seperti ini harus tetap terjaga, dalam perjuangan kita merangkak untuk menaikan prestasi,"tegas Agus Coeng. (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012
Manager tim Agus Coeng Setiawan di Samarinda, Senin, mengatakan hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya akumulasi kartu dan cidera pemain selama melakoni pertandingan, mengingat jeda pertandingan satu dan lainnya saling berdekatan.
"Pada pertandingan melawan Arema saja sudah ada tiga pemain kami yang absen terkait akumulasi kartu, seperti Isdiantono, Agung Prasetyo dan Srdjan Lopicic, Sehingga ketiganya baru bisa tampil pada pertandingan kedua melawan Deltras Sidoarjo," papar Agus Coeng.
Diakui Agus Coeng, saat ini skuad persisam yang ada di tim Persisam cukup terbatas yakni hanya 21 pemain, karena baru saja managemen memecat dua pemain yakni Jayusman Triasdi dan Fandi Mochtar.
Sedangkan penambahan pemain baru yakni Pierre Njanka hanya menggantikan status pemain asing Ronald Fagundes, yang harus absen sampai akhir musim karena cidera.
"Untuk lima pemain U-21 yang juga kita daftarkan pada tim senior, yakni Radiansyah, Bayu Gatra, Laudri, Imam Baihaqi dan Wahyu Kristanto belum bisa kami bawa serta karena tengah berkosentrasi di babak kualifikasi grup kelompok U-21," tegas Agus Coeng.
Pertimbangan lain membawa semua pemain tersebut, juga untuk menjaga nuansa kebersamaan yang mulai terjalin lagi antar pemain, paska masuknya pelatih baru Misha Radovic.
"Anak-anak sekarang sudah mulai kompak lagi didalam dan luar lapangan, makanya kondisi seperti ini harus tetap kami pelihara untuk mendukung hasil positif pada pertandingan yang akan kami lakoni," jelas Agus Coeng.
Perubahan drastis, nampak terlihat di skuad Persisam paska hadirnya Misha Radovic dan pemain berpengalaman Pierre Njanka.
Selain kedisiplinan dalam latihan, para pemain juga lebih terbuka mengeluarkan aspirasinya kepada managemen dan pelatih didalam dan luar lapangan.
"Makanya saya berharap nuansa seperti ini harus tetap terjaga, dalam perjuangan kita merangkak untuk menaikan prestasi,"tegas Agus Coeng. (*)
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012