Dalam rangka menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Samarinda mengadakan pelatihan sertifikasi desain grafis dan teknisi jaringan komputer. 


Kegiatan yang bekerjasamadengan LPK Ghanesa tersebut dilaksanakan untuk eks peserta jaminan sosial ketenagakerjaan yang telah di PHK oleh perusahaan, Senin (18/11).

"Pelatihan sertifikasi desain grafis dan teknisi jaringan komputer ini diikuti 25 peserta yang merupaka eks peserta jaminan sosial ketenagakerjaan telah di PHK oleh perusahaan. Kegiatan ini merupakan program vokasional BPJS Ketenagakerjaan tahun 2019," ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Samarinda Cep Nandi Yunandar.

Acara yang berlangsung di LPK Ghanesa, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda itu kata dia, dikhususkan kepada peserta Pekerja Penerimah Upah (PPU) yang mengalami putus hubungan kerja (PHK). 

Tujuannya, agar para peserta ini memiliki kompentensi skil maupun soft skil yang mumpuni ke depannya. Ada pun syarat utama untuk menjadi peserta vokasional ialah warga negara Indonesia dan peserta PPU BPJS Ketenagakerjaan yang mengikuti program jaminan hari tua, usianya maksimal 40 tahun.

"Pelatihan ini merupakan pertama kali yang diadakan BPJS Ketenagakerjaan Samarinda untuk menciptakan SDM yang bersertifikasi dalam dunia kerja. Serta bisa memfasilitasi mereka dalam mencari pekerjaan yang baru ke depannya. Kami juga akan membantu menginformasikan kepada peserta bila ada perusahaan yang menerima karyawan sesuai kemampuan skill yang mereka miliki," harapnya.

Sementara itu, Direktur eksekutif Ghanesa Grup Iswati S.P mengharapkan, dengan adanya pelatihan ini para peserta bisa memiliki kompentensi yang lebih baik ke depannya.


Pelatihan yang ini tambahdia, dilaksanakan selama 20 hari diharapkan peserta bisa mengikuti dengan benar materi yang telah disampaikan oleh narasumber.

"Ini program pemerintah mari kita dukung agar dapat bermanfaat dan program seperti ini ke depannya dapat berkelanjutan. Paling tidak diadakan setiap tahunnya," imbuhnya.

Pewarta: AHM

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2019