Tana Paser (Antaranews Kaltim) - Produksi padi di Kabupaten Paser  pada tahun 2018 sudah  mendekati angka kebutuhan beras masyarakat daerah setempat yakni 26 ribu ton.


Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Paser Karoding mengatakan tahun 2018 produksi padi di Paser mencapai 26 ribu ton atau kurang 4 ribu dari kebutuhan beras sekitar 30 ribu ton.

"Kami upayakan penuhi target swasembada beras, karena dari produksi padi tahun lalu kurang 4 ribu untuk memenuhi kebutuhan beras di Paser," kata Karoding usai rapat dengan Sekda Paser Katsul Wijaya di ruang kerjanya, Rabu (16/1).

Salah satu upaya yang dilakukan, kata Karoding diantaranya melengkapi alat dan mesin pertanian bagi para petani, mulai dari proses tanam hingga proses panen.

"Upaya kita melakukan penyiapan brigade, alat menopang kebutuhan petani percepatan penanaman dan panen," katanya.

Monitoring atau pemantauan pun tak luput terus dilakukan Distan serta memastikan ketersediaan stok pupuk agar tidak terjadi kekurangan.

"Kecukupan pupuk kita monitor sehingga tidak lagi kendala kekurangan pupuk, termasuk bibit agar harapannya tahun 2019 ini kita bisa swasembada beras," ujar Karoding.

Sementara Sekda Paser Katsul Wijaya berharap Distan Paser dapat menjalankan program yang sudah direncanakan dengan sebaik mungkin. Selain itu dia juga meminta agar Distan dapat menyediakan bibit unggul padi, baik itu bibit untuk padi sawah maupun padi gunung.

"Kami harap Distan dapat menyediakan bibit unggul memenuhi kebutuhan padi sawah dan padi gunung. Selain itu juga perlu dilakukan perluasan tanam agar lahan pertanian kita lebih banyak," ucap Katsul. (*/Kominfo Paser)

Pewarta: R Wartono

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2019