Komando Distrik Militer (Kodim) 0909/Kutai Timur (Kutim) melaksanakan program cetak sawah rakyat seluas 553 hektare, dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.
“Ketahanan pangan merupakan landasan penting bagi stabilitas ekonomi daerah. Program ini juga sebagai arahan dari pemerintah pusat,” ucap Komandan Kodim 0909/Kutim Letkol Ragil Setyo Yulianto, di Sangatta, Kaltim, Rabu.
Dia menyampaikan bahwa program tersebut digagas sebagai respon terhadap situasi global yang mempengaruhi biaya produksi pertanian.
Kodim 0909/ Kutim bekerja sama dengan pemerintah daerah dan para petani untuk mencetak lahan sawah baru yang dapat diolah secara produktif.
Luasan 553 hektar percetakan sawah baru tersebut berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Long Mesangat dan Kecamatan Bengalon.
“Kami menarik dukungan dari pusat atau kementerian untuk membangun lahan sawah baru di Kutai Timur,” ucapnya.
Ragil mengatakan program ini tidak berhenti pada percetakan lahan pertanian saja. Namun, pihaknya juga melakukan pendampingan kepada petani mengenai efisiensi dalam bertani serta penerapan pola pertanian berkelanjutan.
Melalui pendekatan yang humanis dan proaktif, TNI berupaya menjadi bagian dalam kemandirian pangan daerah, yang melibatkan masyarakat.
“Pertanian turut menghadirkan perputaran ekonomi baru. Lahan yang belum dimanfaatkan sekarang menjadi ruang produksi yang menyerap tenaga kerja,” katanya.
Dari program itu, Kodim 0909/Kutim bertujuan membantu peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan daerah. Sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan pangan luar daerah.
Editor : M.Ghofar
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2026