Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengelola sampah dengan prinsip reduce, reuse, recycle berbasis komunal di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Derawan, salah satu pulau yang terkenal dengan keindahan alam bawah laut, pantai, hingga keteduhan bakau demi kenyamanan turis.
"Rumah pilah sampah atau Tempat Pengolahan Sampah Reduce - Reuse - Recycle (TPS3R) Rupiah di Pulau Derawan ini menjadi langkah strategis dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus mendukung kebersihan kawasan wisata," kata Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, di Berau, Selasa.
TPS3R menjadi solusi karena sampah di DTW Pulau Derawan menjadi tantangan bagi Pemkab Berau dan pemerintah desa di Pulau Derawan dalam mengatasi sampah, karena saat musim liburan, sampah yang dihasilkan terutama dari kegiatan wisata mencapai 46,1 ton per-hari.
"Sampah tersebut kebanyakan berasal dari nonrumah tangga, termasuk sampah dari hotel dan penginapan di Derawan, sehingga hal ini perlu mendapat solusi efektif untuk mengubah limbah menjadi rupiah," ujarnya.
TPS3R tersebut merupakan fasilitas pengelolaan sampah berbasis komunal. Sampah dipilah sejak sumbernya, lalu diolah sesuai jenisnya. Sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos atau pakan ternak berupa maggot, sedangkan sampah anorganik dipilah untuk didaur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi.
Baca juga: Kukar matangkan tata kelola sampah sebagai target raih Adipura
Pekan lalu, saat meresmikan TPS3R Rupiah di Pulau Derawan, bupati juga menyatakan bahwa fasilitas tersebut menjadi langkah strategis pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus untuk mendukung kebersihan DTW.
Pada kesempatan itu bupati juga meninjau sarana prasarana TPS3R Rupiah serta kesiapan operasional pengelolaan sampah yang siap dijalankan oleh pengelola. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan ruang pemilahan serta pengolahan sampah organik dan anorganik.
Ia memberi apresiasi kepada Pemerintah Kampung Pulau Derawan, lembaga donor World Wide Fund for Nature (WWF), serta para mitra pembangunan atas terwujudnya fasilitas pengelolaan sampah tersebut.
"Terima kasih kepada semua pihak karena TPS3R menjadi solusi terhadap penanganan sampah, sekaligus menjaga estetika dan kebersihan Pulau Derawan sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia," kata Sri Juniarsih.
Bupati menambahkan, arah pembangunan Kabupaten Berau ke depan difokuskan pada sektor pariwisata yang didukung penguatan ekonomi kreatif, UMKM, serta sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan.
Baca juga: Danantara ambil alih pembangkit listrik dari sampah di Samarinda
Editor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2026