Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur melakukan pemantauan perkembangan harga maupun pasokan di sejumlah pasar tradisional di wilayah kabupaten setempat saat Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

"Pengawasan antisipasi kelangkaan bahan pangan yang memicu terjadinya kenaikan harga," ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara Margono Hadisusanto, Selasa, ketika ditanya menyangkut komoditas pangan di Penajam.

Dari hasil pantauan secara umum kondisi harga pangan di pasaran masih terkendali dan beberapa komoditas mengalami penurunan harga, kata dia, salah satunya harga cabai di kisaran Rp60.000 per kilogram turun menjadi Rp35.000 per kilogram.

Bahan pangan, antara lain minyak goreng, beras, bawang merah dan bawang putih, serta sayur-sayuran dan komoditas pangan lainnya masih tersedia di pasaran dengan harga stabil.

"Harga daging sapi naik, tapi masih dalam batas wajar tercatat di kisaran Rp140 ribu per kilogram," jelasnya.

Ketersediaan bahan pangan berbagai komoditas di sejumlah pasar tradisional masih mencukupi kebutuhan permintaan masyarakat, lanjut dia, hingga memasuki Ramadhan atau bulan puasa

"Harga masih relatif stabil dan persediaan masih cukup aman saat bulan puasa," tambahnya.

Kendati saat ini harga kebutuhan bahan pokok masih relatif stabil, tetapi terdapat potensi kenaikan seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang dan saat Ramadhan, juga menjelang Idul Fitri.

"Jika ditemukan kenaikan harga pangan signifikan dilakukan operasi pasar," kata Margono Hadisusanto.

Baca juga: Petugas Kaltim temukan produk tidak layak jual di Balikpapan jelang Ramadhan

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan

Editor : Imam Santoso


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2026