Tim juara lomba tanggap darurat internasional dari PT Putra Perkasa Abadi turut terjun membantu evakuasi dan penanganan darurat banjir di Kabupaten Balangan dan Hulu Sungai Selatan.

Koordinator ERT PPA, Hendrik Aprianto, mengatakan kehadiran tim di lapangan merupakan bagian dari dukungan terhadap penanganan bencana di wilayah terdampak.
 
“Kami berupaya semaksimal mungkin agar proses evakuasi, pembersihan, dan penanganan darurat dapat berjalan cepat dan aman,” ujar Hendrik.

Ia menjelaskan tim ERT PPA bekerja bersama berbagai unsur tanggap darurat lain untuk memastikan warga dapat segera mengakses lokasi aman dan fasilitas dasar.

Menurutnya, kolaborasi lintas perusahaan dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan awal. Selain membantu evakuasi, tim gabungan juga melakukan pembersihan fasilitas umum, termasuk sekolah yang terdampak lumpur banjir. Upaya ini dilakukan agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan setelah kondisi memungkinkan.

Hingga saat ini, proses evakuasi dan pembersihan masih berlangsung di sejumlah titik, sementara pemerintah daerah terus melakukan pendataan lanjutan terhadap dampak banjir bandang di Balangan dan Hulu Sungai Selatan. 

Seperti diketahui Kabupaten Balangan, yang berjarak sekitar 250 kilometer dari Balikpapan, pemerintah daerah mencatat banjir bandang sejak 27 Desember 2025 mempengaruhi 25 desa di lima kecamatan. Sebanyak 8.371 jiwa terdampak langsung, dengan kerusakan material meliputi 2.626 rumah warga, delapan ruas jalan penghubung, 15 fasilitas ibadah, sembilan fasilitas pendidikan, serta dua fasilitas umum. Pada beberapa titik, ketinggian air mencapai dua meter.

Bupati Balangan sebelumnya menetapkan status siaga bencana melalui Surat Keputusan Nomor 188.45/915/Kum yang berlaku sejak 12 November 2025 hingga 31 Januari 2026. Status ini menjadi dasar percepatan penanganan darurat dan mobilisasi sumber daya lintas instansi.

Sementara di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, yang berjarak sekitar 300 kilometer dari Balikpapan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan 4.161 jiwa terdampak banjir bandang. Kerusakan material di wilayah ini mencakup 2.946 unit rumah, satu jembatan, dan satu fasilitas pendidikan.

Tim Emergency Response Team (ERT) PPA diterjunkan bersama ERT Borneo Indo Bara (BIB) dan ERT Adaro Wara untuk mendukung proses evakuasi warga menuju lokasi aman. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis di Balangan untuk membantu perpindahan warga, melakukan pembersihan area terdampak, serta mendukung kebutuhan tanggap darurat lainnya.

Sebagian personel ERT PPA merupakan anggota tim yang biasa berlatih di Garuda Rescue Nusantara di Balikpapan, sekaligus bagian dari formasi yang menjuarai kompetisi tanggap darurat internasional. 

 

Pewarta: Novi Abdi

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2025