Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meminta para lulusan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kalimantan Timur untuk mengambil peran strategis dalam memperkuat sistem kesehatan daerah.

"Wisuda ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat dan bangsa," kata Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin mewakili gubenur pada Wisuda ke-XXXVI Poltekkes Kemenkes Kaltim di Samarinda, Selasa.

Sejumlah 804 wisudawan program Diploma Tiga, Sarjana Terapan, dan Pendidikan Profesi Poltekkes Kaltim, Jaya menjelaskan bahwa Kalimantan Timur saat ini sedang bergerak maju menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru di Indonesia.

Menurutnya, perubahan besar ini menuntut kesiapan di semua sektor, termasuk kesiapan di bidang kesehatan untuk melayani masyarakat.

Ia menegaskan bahwa profesi di bidang kesehatan menuntut tidak hanya pengetahuan dan keterampilan teknis.

"Lebih dari itu, profesi ini juga menuntut integritas, empati, dan komitmen kemanusiaan yang tinggi dalam melayani," ujar Jaya.

Peran ini, lanjutnya, dapat diwujudkan baik melalui pelayanan medis, promosi kesehatan masyarakat, pelibatan dalam riset, maupun pengembangan inovasi layanan berbasis teknologi.

Jaya menegaskan, Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan. Upaya ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas.

"Salah satu wujud komitmen tersebut adalah melalui program Gratispol (Pendidikan Gratis dan Layanan Kesehatan Bermutu)," jelasnya.

Program ini dirancang untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas sekaligus meningkatkan mutu fasilitas dan layanan kesehatan secara merata.

"Jadilah insan kesehatan yang tidak hanya ahli dalam bidangnya, tetapi juga memiliki hati yang tulus untuk melayani masyarakat," pesan Jaya kepada para wisudawan.

Pewarta: Ahmad Rifandi

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2025