Koperasi Merah Putih di Kelurahan Lempake, Samarinda, Kalimantan Timur telah disiapkan sebagai lokasi percontohan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim saat peluncuran koperasi Merah Putih secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Kepala Bidang Industri, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM ) Provinsi Kaltim, Ronny Suhendra di Samarinda, Jumat menjelaskan, kegiatan peluncuran akan dilaksanakan terpusat di Klaten, Jawa Tengah, dan serentak di seluruh provinsi serta kabupaten dan kota se-Indonesia secara daring.
"Presiden RI akan meresmikan lebih dari 80 ribu koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih secara serentak. Untuk Kalimantan Timur, kita memiliki 1.038 koperasi yang siap beroperasi,” kata Ronny Suhendra pada rapat koordinasi persiapan peluncuran koperasi merah putih di Samarinda.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, sektor perbankan, ID Food, Pertamina Patra Niaga, Pupuk Indonesia, Perum Bulog, serta sejumlah BUMD.
Ronny menyampaikan untuk persiapan koperasi di Samarinda sebagai lokasi percontohan akan menampilkan berbagai unit usaha seperti warung sembako, penyediaan gas elpiji, pupuk, klinik, apotek, serta gudang logistik.
Baca juga: Menteri Koperasi ajak perempuan jadi tulang punggung ekonomi desa
Ia mengatakan, Gubernur Kalimantan Timur dijadwalkan akan hadir dalam acara tersebut, bersama seluruh kepala daerah kabupaten dan kota yang akan meluncurkan model serupa di wilayah masing-masing.
Ia berharap adanya sinergi dengan berbagai BUMN dan BUMD di Kaltim terus diperkuat guna menunjang beragam unit usaha koperasi.
“Semua ini merupakan simulasi nyata bagaimana koperasi bisa berjalan produktif, memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus berperan dalam distribusi komoditas penting,” kata Ronny.
Kehadiran koperasi ini juga diharapkan menjadi mitra strategis bagi BUMN dan BUMD dalam penyaluran barang kebutuhan pokok serta akses permodalan, dengan melibatkan Bank Himbara dan bank pembangunan daerah.
Di tingkat pengawasan dan pengembangan, program ini akan dikawal oleh Satgas Nasional yang dikomandoi oleh Kemenko Perekonomian dan didukung oleh 13 kementerian serta 3 lembaga.
Di level provinsi dan kabupaten dan kota, juga dibentuk Satgas yang akan mengawasi implementasi koperasi hingga benar-benar produktif.
“Dengan sinergi antara pemerintah, swasta, BUMN, dan masyarakat, koperasi Merah Putih diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan, serta mempercepat pencapaian kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur,” jelas Ronny.
Baca juga: Penajam jajaki potensi desa/kelurahan unit usaha Koperasi Merah Putih
Editor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2025