Samarinda, 25/8 (Antara) - Manajer tim Putra Samarinda, Agus Coeng Setiawan, menegaskan timnya wajib menang saat menghadapi tuan rumah Persepam Madura, Jatim, untuk membuka peluang lolos menuju babak delapan besar Kompetisi Sepak Bola Liga Super Indonesia 2014.

"Pilihannya memang harus rebut poin dan menang, karena dua partai sebelumnya saat melakoni laga di Papua, target poin yang kita incar sudah lepas," terang Agus Coeng dihubungi dari Samarinda, Senin.

Menurut dia, bisa mengalahkan Persepam di kandangnya merupakan prestasi yang luar biasa, karena selain dukungan faktor tuan rumah, tim Persepam sudah pasti tidak mau kehilangan poin di kandangnya, apalagi mereka juga mempunyai peluang yang sama dengan Pusam untuk lolos doi putaran delapan besar.

"Kami menganggap laga ini adalah partai final makanya kami harus berjuang seoptimal mungkin pada pertandingan nanti," katanya.

Pada musim sebelumnya tim Pusam berhasil menahan seri tim Persepam di kandangnya, ketika itu tim Pusam masih diperkuat oleh pemain asing Lancine Kone.

Dengan komposisi pemain yang berbeda Coeng masih yakin skuat Pusam bisa mengulang hasil manis ketika menghadapi Persepam di kandangnya.

Meskipun di awal kompetisi musim ini tim Persepam bisa membuat kejutan menahan imbang tim Pusam di kandangnya, ketika masih ditangani oleh Pelatih Mundari Karya.

"Tim Persepam saat ini jauh lebih solid dari musim kemarin, makanya harus ada perjuangan ekstra keras dari skuad kita untuk mewujudkan target poin," jelasnya.

Absennya beberapa pemain inti seperti Rio Ramandika dan Joko Sasongko, menurut dia, tidak begitu berpengaruh, karena dia percaya dengan strategi baru yang bakal dilakukan oleh Nil Maizar untuk meredam kekuatan tim Persepam.

"Naser saya rasa tidak ada masalah bermain di posisi center bek, karena memang posisi aslinya disitu, sedangkan lini tengah selain sultan samma, kita masih punya sejumlah pemain muda seperti Loudry, Sandi dan Fajar Legian yang siap untuk diturunkan," katanya.     (*)

Pewarta: Arumanto

Editor : Amirullah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2014