Presiden Joko Widodo menjelaskan alasan mengundang khusus mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, agar dapat memberikan koreksi dalam kapasitas sebagai arsitek tentang pembangunan yang sedang berjalan di IKN.

"Kami hanya ingin ajak untuk koreksi kalau ada hal yang kurang baik, utamanya berkaitan dengan arsitektur di Nusantara," kata Jokowi saat memberikan keterangan setelah rangkaian kunjungan kerja dan peletakan batu pertama pembangunan sejumlah infrastruktur di Ibu Kota Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu.

Jokowi menganggap Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, adalah arsitek ternama di Indonesia yang sudah memiliki karya besar, seperti masjid di Jawa Barat, masjid di Padang, Sumatera Barat, dan karya-karya monumental lainnya.

"Pak RK (Ridwan Kamil) itu adalah arsitek ternama yang memiliki desain-desain yang baik," ujarnya.

Sepanjang peninjauan di IKN pada Rabu, Kang Emil telah memberikan banyak masukan mengenai pembangunan infrastruktur kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan juga kepada Presiden Jokowi.

Baca juga: Jokowi minta investor lokal lebih diprioritaskan untuk IKN Nusantara

"Banyak, langsung tadi ke Pak Basuki dan saya juga," kata Jokowi.

Kang Emil tampak turut mendampingi Presiden Jokowi dalam beberapa agenda kerja peninjauan di IKN pada Rabu ini.

Mantan Gubernur Jabar itu tampak duduk di jajaran depan bersama para menteri kabinet Indonesia Maju, Presiden Jokowi, dan para pejabat daerah saat seremoni peletakan batu pertama Bandara Ibu Kota Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Kang Emil juga tampak terlihat dalam seremoni peletakan batu pertama Rumah Sakit Mayapada Hospital Nusantara di kawasan IKN.

Baca juga: Presiden resmikan peletakan batu pertama hotel-mal di IKN Nusantara

Koordinator Staf Khusus Presiden, AAGN Ari Dwipayana, mengatakan bahwa Presiden Jokowi memang mengundang khusus Kang Emil ke IKN pada Rabu ini.

"Pak Ridwan Kamil diundang khusus oleh Bapak Presiden untuk melihat langsung progres pembangunan IKN karena Kang Emil adalah seorang arsitek sehingga bisa (memberikan) masukan sesuai keahlian beliau," kata Ari saat dihubungi dari Jakarta.

Pewarta: Indra Arief Pribadi

Editor : Imam Santoso


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2023