Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kabupaten Berau dan Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, mengalami hujan petir disertai angin kencang pada Senin-Selasa (29-30/5), sehingga semua pihak diimbau waspada terhadap dampaknya.

"Dampak hujan petir dan angin kencang antara lain banjir, sungai meluap, pohon tumbang, jalan licin, tanah longsor, dan lainnya," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Heni Herlina di Balikpapan, Minggu.

Meski hanya dua kabupaten yang diprakirakan mengalami hujan petir, namun delapan kabupaten/kota lainnya di Kaltim diharapkan tetap waspada karena berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan sedang dalam dua hari mendatang.

Di Kabupaten Mahakam Ulu misalnya, hujan ringan diprakirakan terjadi pada sebagian besar kecamatan, yakni mulai Senin sekitar pukul 17.00 Wita hingga Selasa pagi sekitar pukul 08.00 Wita.

Informasi prakiraan cuaca ini pun telah disampaikan ke pihak terkait, termasuk kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota masing-masing agar dapat dilakukan mitigasi untuk meminimalisasi dampaknya ke masyarakat.

Sedangkan rincian hujan petir untuk dua kabupaten tersebut adalah di Kabupaten Berau berpotensi terjadi hujan petir pada Senin sekitar pukul 20.00 Wita di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kelay dan Segah, sedangkan hampir semua kecamatan lainnya diprakirakan mengalami hujan ringan mulai Senin malam hingga Selasa pagi.

Di Kabupaten Kutim, lanjut Heni, hujan petir diprakirakan terjadi pada Senin sekitar pukul 20.00 Wita di empat kecamatan, yakni Kecamatan Batu Ampar, Long Mesangat, Muara Bengkal, dan Kecamatan Telen.

"Sedangkan sebagian besar kecamatan lainnya diprakirakan terjadi hujan ringan mulai Senin sekitar pukul 23.00 hingga Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 Wita," kata Heni.
 

Pewarta: M.Ghofar

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2023