Samarinda (ANTARA Kaltim) - Pelatih Persisam Putra Samarinda Sartono Anwar berupaya mengembalikan semangat bertanding para pemainnya usai kekalahan telak 4-1 menghadapi Persib, Bandung, beberapa waktu lalu.

"Pertandingan masih banyak, artinya kalau kita bermain jelek lawan Persib, ke depan jangan sampai terulang lagi, kita kembali fokus menatap pertandingan selanjutnya menghadapi Persita Tangerang," kata Sartono yang dihubungi dari Samarinda, Rabu.

Menurut Sartono, problem terbesar yang dialami oleh para pemainnya tak lain adalah faktor mental, terutama ketika menghadapi lawan tangguh dan punya kualitas pemain bagus.

"Tim kami pernah mengalami hal yang sama ketika menghadapi Persipura, sebelum bertanding saja mereka sudah kalah duluan, sehingga ketika pertandingan banyak kesalahan yang dilakukan pemain," kata Sartono.

Dikatakan Sartono, saat ini dengan perolehan poin 41 di klasemen LSI, memang posisi tim asal Samarinda relatif stagnan menduduki peringkat papan tengah, karena untuk menggeser posisi papan atas ataupun turun di klasemen bawah sudah cukup sulit.

Meski demikian, Sartono berharap para pemainnya tidak menyelepekan faktor posisi aman klasemen, dan berharap tetap semangat dalam melakoni pertandingan yang masih tersisa.

"Saya selalu menekankan kepada semua pemain untuk tetap semangat dalam kondisi apapun, karena itu akan berpengaruh pada nilai kontrak untuk musim berikutnya," kata Sartono.

Sartono mengakui absennya Lancine Kone cukup membawa pengaruh pada kualitas dan mental bertanding pemain Persisam.

Setidaknya, lanjut Sartono, ketika Kone bermain, cukup terlihat motivasi para pemain Persisam, selain dia memang piawai untuk mengatur tempo pertandingan.

"Dua kali tur tanpa Kone kita kalah dengan skor telak yakni dengan Persipura dan terakhir dengan Persib Bandung kalah 4-1," ujar Sartono. (*)

Pewarta: Arumanto

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2013