Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil sumpah dan melantik 700 perwira remaja TNI dan Polri pada upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 2021, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa.


"Saya ucapkan selamat bertugas kepada para patriot muda Indonesia, buatlah orangtuamu bangga, buatlah Indonesia berjaya," kata Presiden Jokowi, di halaman depan Istana Merdeka Jakarta, Selasa.

Upacara pengambilan sumpah itu dihadiri oleh delapan orang perwakilan perwira, yaitu empat orang perwira TNI-Polri peraih Adhi Makayasa, dan empat orang perwira TNI-Polri dari perwakilan agama (Islam, Katolik, Protestan, dan Hindu).

Sedangkan perwira remaja TNI-Polri lainnya mengikuti upacara dari akademi masing-masing, yaitu di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya, Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, dan Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

Terdapat 700 orang perwira remaja TNI dan Polri yang dilantik. Rinciannya, 227 orang perwira remaja lulusan Akademi Militer, 101 orang perwira muda lulusan Angkatan Laut (AAL), 91 orang perwira remaja Angkatan Udara (AAU), dan 281 orang perwira remaja lulusan Akademi Kepolisian (Akpol).

Sedangkan empat orang yang mendapatkan peraih Adhi Makayasa adalah Sermatutar Septian Haryono Pasaribu (AD), Sermatutar Always Giving Hamonangan Tiris (AL), Sermatutar Laode Abdul Muis (AU), dan Brigtar Hary Indrajati (Polri).

Dalam amanatnya, Presiden Jokowi meminta agar para perwira remaja menjadi bagian kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang hebat untuk membangun Indonesia yang berdaulat dan bermartabat.

"Sekali lagi ada penguasaan ilmu dan teknologi, ada mental dan karakter yang tangguh, yang tanggap, cepat, dan cerdas, ada karakter kebangsaan yang kokoh, menjaga NKRI dan menjaga Pancasila sejati," ujar Presiden.

Presiden Jokowi menjelaskan bahwa tanggung jawab para perwira remaja TNI dan Polri pun sangat besar.

"Saudara-saudara harus terus melindungi Pancasila dari gempuran ideologi dari luar, saudara-saudara harus menjaga Bhinneka Tunggal Ika, menjaga toleransi terhadap perbedaan antara anak bangsa, saudara-saudara harus terus menjaga persatuan dalam keragaman Indonesia," kata Presiden.

Tidak ketinggalan, Presiden Jokowi juga meminta agar para perwira remaja TNI dan Polri memegang teguh kode etik perwira dan jati diri sebagai TNI dan Polri.

"Junjung tinggi kehormatan dan kecintaan sebagai perwira TNI dan Polri, pelihara kekompakan dan persatuan perwira TNI dan Polri dengan tetap menjaga kehormatan fungsi dan tugas masing-masing dan melangkahlah ke gelanggang pengabdian dengan tegar, optimisme, penuh rasa percaya diri," ujar Presiden pula.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo serta pejabat terkait lainnya.

Pewarta: Desca Lidya Natalia

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2021