Samarinda (ANTARA News Kaltim) - Ledakan LCT Gemilang Perkasa yang mengangkut 4.200 kilo liter premium atau bensin tidak mengganggu pasokan BBM (bahan bakar minyak) di Samarinda, Kalimantan Timur.

"Ledakan LCT (Landing Craft Tank) tersebut tidak mengganggu pasokan BBM di Kaltim khususnya Samarinda sebab peristiwa itu tidak sampai merusak dermaga khusus Pertamina," kata Asisten Manajer Eksternal Pertamina Pemasaran Kalimantan Bambang Irianto yang dihubungi dari Samarinda, Jumat malam.

Pihak Pertamina lanjut Bambang Irianto menjamin ketersediaan stok BBM hingga Idul Fitri.

"Jadi, kami menjamin pasokan BBM tetap lancar walaupun ada insiden ledakan LCT pengangkut premium tersebut sehingga kami menghimbau masyarakat tidak resah dengan peristiwa itu," kata Bambang Irianto.

Berdasarkan pantauan sesaat setelah terjadinya ledakan, LCT Gemilang Perkasa berwarna biru itu terlihat ditarik menjauhi dermaga khusus PT Pertamina Unit Pemasaran VI, Jalan Slamet Riyadi Samarinda.

Walaupun lokasi ledakan berada di tengah Sungai Mahakam namun jaraknya dengan SPBU Jalan Slamet Riyadi dan Depo Pertamina tidak terlalu jauh.

LCT Gemilang Perkasa meledak dan menewaskan dua ABK yakni Amiruddin dan Marzuki serta melukai seorang karyawan Quality Control PT Pertamina Daniel dan Lukman ABK LCT Gemilang Perkasa pada Jumat sore (3/8) sekitar pukul 15. 00 WITA.

Jasad kedua ABK yang tewas yakni Amiruddin dan Marzuki langsung dievakuasi ke RSUD A Wahab Sjahranie Samarinda sementara dua korban luka, Lukman dan Daniel dievakuasi ke Rumah Sakit Dirgahayu.

Hingga saat ini, penyebab ledakan LCT Gemilang Perkasa tersebut belum diketahui secara pasti sebab masih dalam penyelidikan polisi.  (*)

Pewarta: Amirullah

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012