Penajam (Antaranewws Kaltim) - Kekurangan pasokan listrik di Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan segera teratasi setelah PLN berencana menambah daya listrik di lembaga layanan publik tersebut.

"Saya pastikan persoalan kekurangan listrik di RSUD segera teratasi," kata Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar ketika meresmikan ruang ICU (Intensive Care Unit) RSUD Ratu Aji Putri Botung, Rabu.

Bupati menyampaikan bahwa PT PLN (Persero) Rayon Petung sudah menyanggupi untuk menambah pasokan listrik di RSUD.

Selama ini, rumah sakit milik pemerintah daerah itu masih kekurangan daya listrik hingga 800 kilovolt ampere (kVA) dan selama ini hanya mengandalkan dua unit mesin genset untuk mengatasi masalah itu.

Kapasitas daya listrik yang dimiliki RSUD Ratu Aji Putri Botung saat ini hanya 197 kVA, sehingga tidak mencukupi untuk operasional peralatan dan sejumlah ruangan pelayanan medis.

"Terbatasnya daya listrik membuat operasi dilakukan secara bergantian, padahal RSUD Ratu Aji Putri Botung yang berstatus tipe C sudah bisa melayani operasi skala sedang, seperti hernia, usus buntu dan operasi caesar," kata Direktur RSUD Penajam Paser Utara Jense Grace Makisurat.

Kegiatan operasi tersebut juga terpaksa dilakukan di salah satu ruangan di IGD (Instalasi Gawat Darurat), karena daya listrik sangat terbatas.

Bupati Yusran Aspar mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat seluruh peralatan dan ruang pelayanan medis di RSUD dapat difungsikan, karena PLN berencana menambah daya listrik sebesar 900 kVA.

Selain meresmikan ruang ICU, pada kesempatan itu Yusran Aspar juga menyerahkan dua unit ambulans senilai Rp1,2 miliar bantuan dari Kementerian Kesehatan.(*)
 

Pewarta: Bagus Purwa

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2018