Samarinda (ANTARA Kaltim) -  Penyerang Borneo FC Lerbi Eliandri Pong Babu mengalami cedera dan mendapatkan perawatan medis akibat luka di pelipis kanannya usai menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (30/7) dengan hasil 0-0.

Pemain bernomor punggung 12 itu mengalami luka akibat benturan dengan pemain tim "Singo Edan" saat pertandingan, dan lerby mendapatkan perawatan medis berupa tiga jahitan.

Dokter tim Borneo FC, Hadi Wijaya dihubungi dari Samarinda, Senin, menjelaskan bahwa setelah kejadian itu pihaknya langsung menangani kondisi Lerby agar tidak terjadi infeksi.

"Sehabis pertandingan dia langsung kami operasi kecil di ruang ganti, perlu tiga jahitan untuk menutup lukanya," kata Hadi.

Meski harus mendapat jahitan, Hadi memastikan kondisi pemain kelahiran Samarinda itu tidak parah.

Kemungkinan saat kembali ke Samarinda, Lerby sudah boleh berlatih seperti biasa namun perlu beberapa waktu menghindari kontak dengan bola di udara.

"Secara fisik Lerby tidak ada masalah, dia siap berlatih, hanya saja lukanya kan masih basah jadi harus lebih hati-hati terutama saat duel bola atas, agar tidak robek lagi," ungkapnya.

Laga Arema FC melawan Borneo FC, berjalan dengan tempo dan tensi tinggi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupeten Malang, Minggu (30/7).

Pertandingan berakhir dengan skor 0-0 itu diwarnai 2 kartu kuning dan satu kartu merah.

Pemain Borneo FC, Diego Michiels diganjar kartu merah akibat dengan sengaja menanduk wasit Muchamad Adung di penghujung babak kedua.

Kartu merah diberikan, lantaran Diego melakukan protes keras kepada wasit yang memberikan tambahan waktu empat menit. Kartu merah ini sekaligus membuat Diego harus absen pada pertandingan selanjutnya menghadapi Sriwijaya FC. (*)

Pewarta: Arumanto

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2017