Pemain Borneo FC Samarinda Rivaldo Pakpahan menginginkan agar klubnya bisa lebih matang dalam persiapan maupun pertandingan untuk menumbangkan juara bertahan Buriram United di ASEAN Club Championship.

“(Pada pertemuan sebelumnya melawan Buriram United) kami belum mendapatkan hasil yang bagus. Itu bisa menjadi batu loncatan kami, acuan kami, untuk lebih matang lagi mempersiapkan diri dalam pertandingan melawan Buriram tentunya,” kata Rivaldo Pakpahan kepada awak media seusai acara pengundian ASEAN Club Championship atau Shopee Cup di Jakarta, baru-baru ini.

Borneo FC sebagai runner-up Super League 2025/2026 bersama juara bertahan Persib Bandung akan mewakili Indonesia bersaing dalam ASEAN Club Championship 2026/2027 atau Shopee Cup pada Agustus mendatang.

Tim asal Kalimantan Timur itu tergabung di Grup A bersama juara bertahan Buriram United (Thailand) , Ratchaburi FC (Thailand), Kuching City FC (Malaysia), Tampines Rovers FC (Singapura), juara Piala Vietnam (Vietnam), serta pemenang laga play-off 1 antara Kasuka FC (Brunei Darussalam) melawan Manila Digger FC (Filipina).

Rivaldo menilai bahwa persaingan di grup tersebut akan menjadi tantangan besar bagi Borneo FC, mengingat semua tim memiliki kualitas yang merata dan pengalaman berbeda di level kompetisi Asia Tenggara. Ia menegaskan bahwa setiap pertandingan harus dihadapi dengan fokus tinggi karena tidak ada lawan yang bisa dianggap mudah.

Baca juga: Gilas Malut United 7-1, Borneo tidak bisa gagalkan Persib juarai Super League

Pada pertemuan edisi sebelumnya, Borneo menelan kekalahan telak 0-4 dari Buriram yang tampil kokoh sepanjang turnamen hingga meraih gelar juara.

Rivaldo menyambut antusias timnya berada satu grup dengan sang juara bertahan pada edisi kali ini sebagai momentum untuk menguji perkembangan kemampuan tim.

Gelandang bertahan itu menginginkan agar skuad “Pesut Etam” menjadikan kekalahan tersebut sebagai pelajaran penting untuk pembenahan, sehingga bisa membalas hasil buruk pada pertemuan mendatang. Ia juga menilai pengalaman menghadapi tim sekelas Buriram dapat menjadi tolok ukur sejauh mana peningkatan performa Borneo FC dari musim ke musim.

Lebih lanjut, Rivaldo juga menyinggung padatnya kompetisi yang akan dihadapi timnya ke depan. Selain ASEAN Club Championship, ada juga AFC Champions League, Super League, serta Piala Indonesia.

Ia menilai kondisi itu menjadi momentum menghadapi persaingan yang bagus yang bisa menambah pengalaman para pemain. Menurutnya, jadwal yang padat justru dapat membantu perkembangan mental dan kualitas individu pemain, terutama bagi pemain berusia 23 tahun seperti dirinya yang sedang dalam perkembangan karier profesional.

"Banyak turnamen membuat saya sebagai pemain muda, mental saya juga semakin terasah dan lebih dewasa lagi," katanya.

Baca juga: Borneo dan Persib wakil Indonesia untuk ASEAN Club Championship

Pewarta: Aloysius Lewokeda

Editor : Imam Santoso


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2026