Samarinda (ANTARA Kaltim)-  Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menjadikan kawasan sentra produksi sarung atau Kampung Tenun sebagai kampung digital.

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, Kamis mengatakan, dijadikannnya Kampung Tenun di Jalan Pangeran Bendahara, Kecamatan Samarinda Seberang sebagai kampung digital itu merupakan bentuk komitmen pemerintah setempat mempromosikan sarung tenun motif asli Samarinda melalui teknologi informasi.

"Berbagai upaya kami lakukan dalam mempromosikan sarung tenun motif asli Samarinda yang tidak hanya melalui pameran tetapi juga dengan memanfaatkan tekonologi informasi yakni promosi secara `online` melalui internet," ungkap Syaharie Jaang.

Penetapan Kampung Tenun menjadi kampung digital itu kata Syaharie Jaang dilakukan melalui kerjasama Pemerintah Kota Samarinda dengan PT Telkom.

"Pemkot sudah resmi melakukan kontrak kerja sama dengan PT Telkom Indonesia untuk menjadikan Kampung Tenun sebagai kampung digital. Ini dimaksudkan agar Sarung Samarinda bisa langsung dipromosikan melalui internet sehingga bisa diakses semua orang baik dalam maupun luar negeri," katanya.

"Warga Kampung Tenun, khususnya para pengrajin sarung tenun, bisa langsung mempromosikan usahanya melalui internet. Jadi sambil bekerja, sekaligus mempromosikan produknya sehingga kalau ada warga luar yang tertarik, bisa langsung bertransaksi secara online," ungkap Syaharie Jaang.

Dengan dijadikannya sentra pembuatan Sarung Samarinda itu menjadi kampung digital tambah Syaharie Jaang sebagai peluang emas yang harus dimanfaaatkan secara baik oleh warga setempat.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak PT Telkom dan semua pihak yang sudah berkontribusi secara aktif demi kelancaran program ini," ujarnya.

"Kami berharap, keberadaan teknologi informasi ini dimanfaatkan secara baik untuk mendukung kelancaran usaha para pengrajin Sarung Samarinda," ungkap Syaharie Jaang.

Selain di Kampung Tenun Pemerintah Kota Samarinda juga kata Syaharie Jaang berencana melengkapi sejumlah fasilitas publik dengan internet, termasuk di taman-taman kota yang menjadi wadah rekreasi bagi warga di daerah itu. (*)

Pewarta: Amirullah

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2015