Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) memastikan tim bulu tangkis Indonesia tetap berangkat ke Basel, Swiss, untuk mengikuti turnamen Super 300 Swiss Open 2026 sesuai jadwal, meski sempat muncul kekhawatiran terkait konflik di kawasan Timur Tengah.
Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja mengatakan tim Indonesia dijadwalkan bertolak dari Jakarta pada Sabtu (7/3) menggunakan maskapai Turkish Airlines.
“Kami memastikan tim Indonesia yang akan berangkat dari Jakarta menuju Swiss berada dalam kondisi aman dan siap menjalani perjalanan panjang,” kata Ricky dalam keterangan resmi PP PBSI di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan tim Indonesia akan berangkat dalam dua penerbangan, masing-masing pada pukul 21.05 WIB dan 23.45 WIB, dengan transit di Istanbul sebelum melanjutkan perjalanan menuju Basel.
Sebelumnya, konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel sempat memunculkan kekhawatiran terhadap jadwal perjalanan tim Indonesia.
Hal itu karena sejumlah penerbangan menuju beberapa kota di kawasan Timur Tengah, seperti Dubai, Doha, dan Istanbul, dilaporkan mengalami pembatalan.
Baca juga: Jonatan Christie keluhkan shuttlecock All England 2026
Meski demikian, PBSI memastikan keberangkatan tim tetap berjalan sesuai rencana.
Ricky berharap seluruh pemain dan ofisial dapat menjalani perjalanan dengan lancar serta segera beradaptasi dengan kondisi di Eropa sebelum bertanding.
“Kami berharap seluruh pemain dan ofisial dapat menjalani perjalanan dengan baik, segera beradaptasi dengan kondisi di sana, dan mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi turnamen Swiss Open,” katanya.
Turnamen Swiss Open akan digelar pada pekan depan di Basel. Sejumlah pemain Indonesia yang telah tampil pada turnamen All England sebelumnya dijadwalkan langsung melanjutkan perjalanan menuju Swiss untuk mengikuti turnamen tersebut.
Selain itu, sejumlah pemain juga akan berangkat langsung dari Indonesia, di antaranya Mohammad Zaki Ubaidillah, Anthony Sinisuka Ginting, Adnan Maulana, Indah Cahya Sari Jamil, Dejan Ferdinansyah, serta Bernadeth Prawesti Wardani.
Indonesia terakhir kali meraih gelar juara pada Swiss Open edisi 2024 melalui pasangan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto.
Baca juga: Perang saudara ganda Indonesia di babak kedua All England
Editor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2026