Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, memacu birokrasi muda merancang ulang cara bekerja, demikian disampaikan Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini.

"Pembangunan IKN bukan sekadar menghadirkan pusat pemerintahan baru," ujar Rini, Sabtu, ketika ditanya menyangkut IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara.

IKN, lanjutnya, membangun generasi masa datang dan bukan sekadar memindahkan pusat pemerintah.

"Ibu kota baru juga merancang cara baru negara bekerja, cara baru kerja birokrasi, cara baru melayani masyarakat, dan cara baru pengambilan keputusan," ujarnya usai memberikan kuliah umum di IKN kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah bertugas di IKN.

"Semua itu hanya bisa dibangun ketika pegawai menanamkan integritas dan budaya kerja yang baik,” katanya.

Baca juga: Penajam libatkan BUMN guna percepat pembangunan penyangga IKN

Sebagai ibu kota masa depan Indonesia, lanjut Rini Widyantini, IKN diproyeksikan menjadi contoh model birokrasi baru bagi generasi mendatang.

Kegiatan kuliah umum menjadi penguatan moral kepada ASN yang telah bertugas di IKN, timpal Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara, Bimo Adi Nursanthyasto. Penguatan moral itu bertujuan para ASN terus menjaga semangat pelayanan publik.

IKN diharapkan menjadi laboratorium transformasi birokrasi Indonesia, tempat lahirnya tata kelola pemerintahan yang berintegritas, kolaboratif, dan berbasis digital. 

Praktik terbaik birokrasi masa depan diharapkan tumbuh di IKN  dan menjadi inspirasi bagi daerah lain menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Dari arahan Menpan RB mendapatkan kekuatan untuk terus bekerja sama dan berkolaborasi lintas kementerian dan lembaga," kata Bimo.

Ibu kota baru Indonesia harus dengan budaya kerja baru, serta perhatian dan dukungan kementerian dan lembaga bakal menjadi energi bagi semua pegawai yang bertugas di IKN, demikian Bimo Adi Nursanthyasto.

Baca juga: Menteri Agama dijadwalkan isi tausiah Ramadhan di Masjid IKN

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan

Editor : Imam Santoso


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2026