Pakar ekonomi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Felisitas Defung mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak fenomena tak mau ketinggalan atau fear of missing out (FOMO) di tengah tren lonjakan harga emas yang dipicu oleh kondisi geopolitik serta ekonomi global.

"Bagi investor pemula, perlu berhati-hati jangan sampai hanya terpicu oleh harga yang sedang bagus karena investasi emas itu sifatnya jangka panjang dan bukan untuk sekadar mengejar keuntungan sesaat," kata Defung di Samarinda, Jumat.

Per hari ini harga emas di pasaran terpantau cukup tinggi, seperti produk Galeri24 yang dibanderol Rp3,26 juta per gram serta produk UBS yang menyentuh angka Rp3,27 juta per gram.

Defung menilai minat generasi milenial hingga Gen Z terhadap emas meningkat drastis akibat bombardir informasi di media sosial yang terus-menerus menampilkan grafik kenaikan harga harian secara masif.

"Kehadiran platform investasi digital memang mempermudah masyarakat untuk membeli emas mulai dari nominal kecil, misalnya Rp500 ribu, tanpa harus terpaku pada pembelian fisik seberat satu gram," cakapnya.

Baca juga: Terus melonjak, emas di Pegadaian kini ada yang tembus Rp3,275 juta/gr

Kendati menawarkan kemudahan, masyarakat diminta waspada terhadap aplikasi investasi bodong dan wajib memastikan platform tersebut telah terdaftar resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Ia menambahkan bahwa investasi digital cocok bagi generasi muda yang mengutamakan kepraktisan, namun investasi fisik tetap memiliki keunggulan bagi mereka yang merasa lebih aman memegang aset secara langsung meskipun membutuhkan biaya penyimpanan tambahan.

Akademisi tersebut menekankan bahwa strategi terbaik dalam berinvestasi emas adalah dengan tidak memaksakan diri membeli saat harga berada di puncak, apalagi jika modal yang digunakan berasal dari pinjaman atau utang.

"Edukasi yang komprehensif sangat diperlukan agar masyarakat Kalimantan Timur memiliki literasi keuangan yang mumpuni sehingga tidak sekadar mengikuti tren, namun mampu mengelola aset untuk masa depan yang lebih stabil," demikian Defung.

Baca juga: Pegadaian bagi-bagi tabungan emas hingga satu kilogram

Pewarta: Ahmad Rifandi

Editor : Imam Santoso


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2026