Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud memberi tenggat waktu enam bulan kepada tiga pejabat tinggi pratama yang baru dilantik, pada Selasa (6/5) untuk membuktikan kinerja dan kontribusi terhadap pembangunan kota.
“Enam bulan pertama ini jadi penilaian awal. Jika tidak menunjukkan kinerja yang memadai, tentu akan kami evaluasi,” tegas Wali Kota Rahmad di Balikpapan, Rabu (7/5).
Dia menyebutkan tiga pejabat yang baru dilantik tersebut menduduki jabatan yang strategis, ketiganya adalah Erriansyah Haryono sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Muhammad Fadli Pathurrahman sebagai Kepala Dinas Perhubungan, serta Irma Pertiwi Aryana Musa sebagai Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang.
Rahmad mengatakan bahwa pelantikan terhadap tiga pejabat tersebut merupakan hasil seleksi terbuka berbasis rekam jejak dan capaian kinerja, bukan karena pertimbangan personal.
“Kami ingin memastikan bahwa pejabat yang dilantik benar-benar layak dan siap bekerja cepat,” ujarnya.
Dia mengemukakan bahwa tantangan birokrasi ke depan tidak ringan, terutama dengan adanya pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat. Meski demikian Ia menuntut seluruh jajaran tetap menjaga kualitas pelayanan.
“Pemotongan anggaran tidak bisa dijadikan alasan, kita harus tetap produktif, tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Rahmad menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar instansi guna menjawab kebutuhan publik dan mempercepat capaian pembangunan, meski di tengah keterbatasan anggaran.
Dia juga mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah besar yang menyertai konsekuensi.
“Kalau mereka gagal, itu tanggung jawab saya. Tapi saya percaya, mereka mampu,” ujarnya di hadapan para pejabat dan undangan yang hadir.
Rahmad berharap pelantikan ini menjadi momentum percepatan birokrasi yang adaptif dan berorientasi pada hasil nyata.
“Saya tidak butuh pejabat yang hanya datang duduk pulang. Saya butuh yang punya inisiatif, bisa kerja sama dan tahan tekanan,” tegas Rahmad.
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2025