Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman melantik  sebanyak 3.713 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) lingkungan Pemerintah Kabupaten  setempat  di Gedung Olahraga (GOR) Kudungga, Sangatta, Rabu (16/4).

"2024 merupakan tahun terakhir pengangkatan tenaga honorer di Kutim. Dari  4.703 tenaga honorer, hari ini telah dilantik sebanyak 3.713, sisanya menyusul di bulan Oktober," ucap Ardiansyah.

Dia mengucapkan selamat kepada seluruh honorer yang telah resmi diangkat menjadi PPPK. Selain itu berharap para pegawai yang baru dilantik, dapat menunjukkan kinerja terbaik untuk melayani masyarakat.

"Saya ingin saudara sekalian membuktikan kinerja lewat keseharian, bukan hanya saat pelantikan, semuanya harus menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta tanggung jawab," tegasnya.

Dia juga mengingatkan kepada para seluruh PPPK, akan pentingnya kedisiplinan serta selalu mematuhi aturan yang berlaku.

Ardiansyah  meminta perlunya aktualisasi aparatur sipil negara (ASN) berakhlak yang ditekankan Presiden Prabowo Subianto, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif

"Capaian negara akan berhasil, jika para pegawai pemerintah memiliki konsep dan karakter yang kuat," ujarnya.

Dia menuturkan pengangkatan seluruh tenaga honorer menjadi PPPK, merupakan komitmen Pemkab Kutim dalam pemerataan tenaga kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga mendorong pelayanan publik yang lebih optimal.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim Misliansyah mengungkapkan dari  3.713 PPPK yang dilantik. Ada 10 orang yang belum bisa menerima surat keputusan (SK) PPPK.

"SK-nya masih kami tahan. Mereka dalam proses peninjauan terhadap beberapa permasalahan administrasi yang sedang ditangani," ungkapnya.

Misliansyah menyebutkan  PPPK yang diangkat merupakan tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) di lingkungan Pemkab Kutim, terdiri dari formasi jabatan fungsional, guru, tenaga teknis, dan tenaga kesehatan. Pengangkatan tersebut merupakan prioritas utama Bupati Ardiansyah.

Pewarta: Muhammad Hafif Nikolas

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2025