Sejumlah relawan Pro Jokowi (Projo) yang berasal dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) wilayah Jakarta Utara, Selatan, dan Timur, mengungkapkan alasan mereka memilih untuk mendukung bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

“Ia (Ganjar) telah terbukti mampu mengelola Provinsi Jateng dengan baik, mengimplementasikan kebijakan yang berpihak pada rakyat, dan memajukan sektor ekonomi serta pembangunan infrastruktur,” kata Ketua DPC Projo Jakarta Selatan Herri Purwanto mewakili dua DPC lainnya dalam deklarasi yang digelar di Rumah Aspirasi Ganjar, Jakarta, Minggu.

Herri juga menyebut bahwa Ganjar adalah seorang pemimpin yang tegas, jujur, bersih, berani dan bernyali dalam mengambil keputusan dan memiliki rekam jejak kepemimpinan atau track record yang bagus. Ganjar dinilai mengerti birokrasi, berani membuat keputusan, dan bisa membuktikan program-program yang dijalankan memiliki track record jelas.

Selain itu menurut dia, Ganjar adalah sosok yang konsisten dalam menjalankan prinsip-prinsip moral dan etika berdasarkan keyakinan agama, serta berwawasan luas dan pemahaman mendalam tentang kultur Indonesia serta pluralitas agama dan budaya.

Baca juga: Projo sah dukung Prabowo pada Pilpres 2024

“Hal itu penting untuk menciptakan harmonisasi dan keadilan sosial di negara yang memiliki keberagaman seperti Indonesia, pemimpin yang berpegang pada nilai-nilai, Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Mantan Gubernur Jateng itu juga disebut Herri lahir dari keluarga sederhana dan dibekali dengan jiwa nasionalis, merakyat dan rendah hati.

Ganjar Pranowo sebagai penerus Joko Widodo lahir dari rahim yang sama sebagai kader PDI Perjuangan (PDIP), diharapkan mampu meneruskan sejumlah program yang telah digagas oleh Jokowi selama masa kepemimpinannya.

“Ganjar tidak egois dan memiliki karakter unik, disukai oleh banyak orang, bahkan beliau mewariskan gaya dan semangat seperti Presiden Joko Widodo, dan kami harapkan juga bisa meneruskan program Pak Jokowi,” ucapnya.

Baca juga: PDI Perjuangan hormati Jokowi angkat Budi Arie jadi Menkominfo

Sebelumnya, organisasi relawan Pro Jokowi (Projo) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) wilayah Jakarta Utara, Selatan, dan Timur, mendeklarasikan dukungannya kepada bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo untuk maju dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

Masa pendaftaran capres dan cawapres Pemilu 2024 disepakati menjadi 19–25 Oktober 2023, sebagaimana hasil rapat Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri, KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh parpol atau gabungan parpol peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Selain itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

Baca juga: Hadiri silaturahmi KIB, Ketua Relawan Projo: Soal capres nanti

Pewarta: Cahya Sari

Editor : Imam Santoso


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2023