Penajam (ANTARA Kaltim) - Komunitas Peduli AIDS (KPA) Plus Kabupaten Penajam Paser Utara menemukan enam warga di daerah itu positif terinfeksi HIV, satu diantaranya meninggal dunia.

Ketua KPA Plus Kabupaten Penajam Jodi, Selasa menjelaskan, setelah ditemukan pasangan suami istri (Pasutri) dan empat warga lainnya positif terinfeksi HIV hingga Agustus 2013 jumlah orang dengan HIV/AIDS (Odha) sudah mencapai 25 orang.

"Pasutri diketahui terinfeksi HIV saat dilakukan pemeriksaan darah di Rumah Sakit Umum Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, sebelum istrinya melahirkan,” ungkapnya.

Sedangkan, empat warga lainnya, lanjut Jodi, diketahui terinfeksi HIV dari hasil laporan medis puskesmas dan rumah sakit di Samarinda.

Dimana, keempat warga yang terinfeksi HIV ini masih berstatus bujangan dan rata-rata bekerja di luar Penajam Paser Utara satu orang diantaranya telah meninggal dunia.

"Satu orang yang terinfeksi HIV karena penggunaan narkoba suntik, dua orang karena hubungan seks bebas serta satu terinfeksi karena kelainan seks atau hubungan sesama jenis. Satu orang yang terinfeksi HIV karena hubungan seks bebas telah meninggal dunia,” jelasnya.

Jodi mengatakan, warga yang terinfeksi HIV bukan karena melakukan seks bebas di wilayah Penajam Paser Utara namun di luar daerah karena rata-rata warga tersebut bekerja di luar daerah, termasuk di Samarinda.

"Bahkan ada terinfeksi pada saat masih bekerja di Samarinda," katanya.
 
Dengan ditemukannya enam penderita termasuk satu yang meninggal dunia itu lanjut dia, jumlah Odha di Kabupaten Penajam Paser Utara sudah mencapai 25 orang yang sebelumnya hanya terdata sebelumnya 19 orang.

Jumlah Odha yang telah meninggal dunia sejak 2005 sampai sekarang mencapai 12 orang.

Dimana, pada 2012 jumlah Odha yang meninggal dunia itu ada empat orang, sedangkan pada 2013 satu penderita juga meninggal dunia. (*)

Pewarta: Bagus Purwa

Editor : Amirullah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2013