Tanjung Redeb (ANTARA Kaltim) - DPC Assocation of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), Kabupaten Berau, mendukung rencana perhelatan akbar Festival Derawan 2013 dengan melakukan meluncurkan "travelling card" ke Pulau Derawan.

Ketua DPC ASITA Berau, Hamid, di Tanjung Redeb, Jumat, mengatakan, karena banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Berau namun tidak semua membawa uang tunai sehingga ASITA menggandeng salah satu bank dan maskapai penerbangan untuk memudahkan pelayanan wisatawan tersebut.

Ia mengatakan, dukungan itu ditandai dengan peluncuran "travelling card" atau kartu perjalanan wisata oleh ASITA bekerja sama dengan Bank BNI dan maskapai penerbangan Sriwijaya yang dilaksanakan di Hotel Derawan, Rabu (23/1).

Menurut dia, kerja sama itu merupakan bagian dari dukungan ASITA kepada Pemkab Berau dalam rangka melaksanakan Festival Derawan 2013.

Ia menambahkan, "travelling card" itu tidak hanya menguntungkan pihak ASITA, Bank BNI dan pihak Sriwijaya saja, tetapi lebih mengutamakan peningkatan dan kemudahan pelayanan kepada wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau Derawan atau ke pulau wisata lainnya.

"Inilah di antaranya bentuk dukungan kami terhadap Bupati Berau sebagai tuan rumah Festival Derawan 2013," jelasnya.

Sehubungan dengan adanya kerja sama tersebut, ASITA juga melayani pembayaran melalui kartu kredit.

"Karena agen travel menyediakan alat IMC, sehingga pembayaran melalui kartu kredit tidak ada masalah pelayanan seperti ini kan sangat membantu wisatawan," ujarnya.

Dikatakannya, industri pariwisata di Berau sangat menjanjikan, tinggal pengelolaannya harus lebih baik.

Dalam hal ini ASITA yang beranggotakan 50 agen, juga ambil bagian dalam melakukan promosi kepada setiap wisatawan yang berkunjung di Berau.

"Karena itu kami juga bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau mengupayakan agar daerah wisata yang dimiliki Berau ini makin dikenal oleh wisawan domestik, maupun wisatawan mancanegara," ujarnya.

Dia mengharapkan Pemkab Berau menyediakan transportasi yang bersubsidi, karena sejauh ini warga Berau sendiri merasa trasportasinya mahal ketika hendak ke Derawan.

"Yang disayangkan lagi, Derawan milik masyarakat Berau, tetapi yang menikmati warga luar Berau. Karena transportasi dari Tarakan-Derawan lebih murah sehingga tidak sedikit wisatawan ke Derawan melalui Tarakan, ketimbang lewat Balikpapan atau Samarinda," katanya.

Ia mengatakan, program "traveling card" secepatnya akan direalisasikan, jauh sebelum Festival Derawan dimulai sehingga persiapannya nanti lebih matang, dan pelaksanaannya juga bisa lebih maksimal.

"Karena itu industri pariwisata ini harus dikembangkan, agar wisatawan dapat kemudahan menuju ke tempat wisata," katanya. (*)

Pewarta: Helda Mildiana

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2013