Hainan tawarkan bebas visa bagi turis dari 59 negara

Pewarta : PR Wire

Hainan tawarkan bebas visa bagi turis dari 59 negara

AsiaNet 73174

HAIKOU, Tiongkok, 23 April 2018 (Antara/Xinhua-AsiaNet) --

Tiongkok akan menawarkan akses bebas visa lebih banyak kepada turis dari 59 negara untuk masuk ke Hainan mulai 1 Mei mendatang, sebagai langkah untuk mendukung perubahan dan keterbukaan provinsi paling selatan Tiongkok ini, seperti yang diumumkan oleh Badan Imigrasi Negara pada Rabu waktu setempat.

Di bawah kebijakan baru ini, turis individu maupun kelompok dari 59 negara, termasuk Rusia, Inggris, Perancis, Jerman dan Amerika Serikat, dapat berkunjung ke Hainan tanpa visa dan tinggal di sana hingga 30 hari dengan syarat mereka harus memesan paket perjalanan melalui agen perjalanan.

Hainan menawarkan bebas visa untuk tinggal selama 15 hari bagi turis kelompok dari 21 negara sejak tahun 2000 dan menambahkan lima negara lagi ke dalam daftar itu pada tahun 2010.

"Dengan memperluas kebijakan tersebut hingga ke individu dan masa tinggal hingga 30 hari, pemerintah bermaksud menarik lebih banyak turis mancanegara untuk datang, memelihara industri pariwisata dan memenuhi kebutuhan turis individu mancanegara," kata Wakil Kepala Badan Qu Yunhai.

Pemberlakuan bebas visa ke Hainan adalah bagian dari upaya Tiongkok untuk membangun provinsi tersebut menjadi "pelabuhan perdagangan bebas dengan karakteristik Tiongkok," sebagaimana tercantum dalam pedoman mendukung Hainan untuk memperdalam perubahan dan keterbukaan, yang dirilis oleh pemerintah pusat pada Sabtu lalu.

Pulau tersebut menjadi resort tropis populer di kalangan turis mancanegara beberapa tahun belakangan ini, dengan jumlah turis yang datang melebihi 1,1 juta orang di tahun 2017, hampir 50 persen dari tahun ke tahun.

Tahun lalu, Hainan dikunjungi sekira 320.000 turis dari 26 negara yang memiliki akses bebas visa, 3,5 kali lipat jumlah yang tercatat pada tahun 2016. Turis dari Indonesia, Kazakhstan, Malaysia, Korea Selatan dan Rusia menyumbang lebih dari 90 persen dari total keseluruhan.

"Kebijakan ini akan menyuntikkan vitalitas ke dalam Hainan dan membawa kami lebih dekat untuk mewujudkan impian kami menjadi destinasi kelas dunia," kata Sun Ying, Direktur Hainan Tourism Development Commission.

Asosiasi agen perjalanan di Haikou, ibukota Hainan, berencana menawarkan pelatihan bahasa dan kebudayaan bagi karyawan di 200 agen perjalanan lokal, seperti disampaikan oleh Mai Weiwen, Sekretaris Jenderal Asosiasi tersebut.

Direncanakan akan ada lebih banyak penerbangan langsung ke negara-negara dengan akses bebas visa tersebut. Saat ini Hainan memiliki 57 akses penerbangan internasional ke berbagai negara antara lain Jerman, Malaysia dan Thailand, yang rencananya akan ditambah lagi sekira 16 rute internasional tahun ini. Pemerintah menargetkan sebanyak 100 rute internasional pada tahun 2020.

Sumber: Hainan Tourism Development Commission
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2017