Produk beton Solidia Technologies raih hak paten di AS

Pewarta : PR Wire

Produk beton Solidia Technologies raih hak paten di AS

Batu pelapis jalan Solidia Concrete™.

PISCATAWAY, New Jersey (Antara News/BUSINESS WIRE) -- Badan Hak Paten dan Merek Dagang AS menerbitkan hak paten untuk batu bata Solidia Concrete™. Hal ini akan meningkatkan performa dan kesinambungan bahan bangunan bagi industri konstruksi dunia. Solidia Technologies® memegang lisensi eksklusif hak paten, yang dipegang oleh Rutgers University, dimana generasi bahan bangunan yang asli ditemukan.

Untuk melihat siaran pers multimedia, silakan klik:  http://www.businesswire.com/news/home/20180119005608/en/

U.S. Patent No. 9,868,667, "Dilihat dari Unsur Pengikat, Matriks Pengikat, dan Bahan Komposit yang Memiliki Unsur Pengikat dan Metode Manufaktur," meliputi komposisi batu bata non-hidraulik.

"Ikatan hidrat (hydrate bonds) pada batu bata konvensional dapat mengurangi kekuatan dan daya tahan bahan bangunan tersebut," ungkap CTO Solidia Nicholas DeCristofaro, Ph.D. "Dengan beton yang diawetkan menggunakan CO2 (CO2-cured), unsur pengikat yang didasarkan pada silika dan karbonat kalsium akan menciptakan berbagai keunggulan, seperti kekuatan mekanis, kerusakan akibat kondisi dingin, dan tahan terhadap serangan sulfat."

Solidia berhasil meraih target pengurangan emisi karbon industri konstruksi, yang berkontribusi sebesar 3-5 persen terhadap polusi CO2 global. Proses Solidia dimulai dengan penggunaan semen hemat energi yang berkesinambungan, kemudian mengawetkan beton menggunakan CO2, mengurangi emisi karbon semen dan beton hingga 70 persen, dan mendaur ulang 60 hingga 80 persen air yang telah digunakan dalam proses produksi. Dengan menggunakan bahan mentah yang sama dan perangkat yang sudah ada sebelumnya dalam pembuatan beton tradisional, menghasilkan produk dengan performa yang lebih baik, lebih hemat biaya, dan awet dalam kurang dari 24 jam.

"Beton generasi terbaru kami merupakan sebuah produk berdaya saing tinggi bagi pasar beton senilai 1 triliun dolar AS dan semen senilai 300 miliar dolar AS, sehingga meningkatkan profitabilitas dan kesinambungan," ujar President dan CEO Solidia Tom Schuler.

Telah mulai dipasarkan untuk penggunaan berskala besar dan kecil, fokus awal teknologi ini adalah pada penggunaan beton pracetak tak bertulang (unreinforced precast), termasuk paving block dan blok. Solidia kini mengembangkan proses untuk penggunaan beton tak bertulang, termasuk hebel, bantalan rel kereta, panel arsitektural, dan ekstrusi inti berongga.

Solidia memegang lebih dari 200 hak paten di seluruh dunia, 32 diantaranya telah diterbitkan dan 14 masih dalam proses. Perusahaan ini didukung jajaran investor seperti Kleiner Perkins Caufield & Byers, Bright Capital, BASF, BP, LafargeHolcim, Total Energy Ventures, Air Liquide, OGCI Climate Investments, Bill Joy, dan investor-investor swasta lainnya.

Ikuti Solidia Technologies di www.solidiatech.com dan di LinkedIn, Youtube, dan Twitter: @SolidiaCO2

Baca versi aslinya di businesswire.com:  http://www.businesswire.com/news/home/20180119005608/en/

Kontak
YUI+Company, Inc.
Ellen Yui, 301-270-8571
ellenyui@yuico.com

Sumber: Solidia Technologies

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2017