Kebaya Anne Avantie "mengudara" bersama Garuda Indonesia

Kebaya Anne Avantie

Kebaya seragam pramugari Garuda Indonesia buatan Anne Avantie. ANTARA/HO/ist/am.

Jakarta (ANTARA) - Perancang Anne Avantie berkolaborasi dengan maskapai Garuda Indonesia dengan menghadirkan kebaya khusus untuk pramugari pada penerbangan Jakarta-Semarang.

Busana "Kebaya Pertiwi" adalah bentuk apresiasi sekaligus mengenalkan keindahan kebaya Indonesia pada penumpang Garuda Indonesia.

“Kebaya Pertiwi Special Flight merupakan bentuk komitmen Garuda Indonesia untuk turut menjaga dan melestarikan kebaya sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang telah menjadi identitas wanita Indonesia hingga saat ini," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara dalam keterangan resmi, Kamis.

Ari mengatakan kebaya lebih dari sekadar pakaian perempuan Nusantara, tapi mengandung pesan kekayaan dan keunggulan budaya.

"Lebih dari itu tersirat makna yang sangat mendalam dari motif-motif yang ditampilkan pada pakaian tersebut. Sehingga diharapkan para wanita yang menggunakannya mampu merepresentasikan pesan moral dari motif kebayanya”.

Anne Avantie langsung menyambut para penumpang di Semarang pada penerbangan istimewa itu, kemudian menghadiahi seluruh penumpang dengan selendang batik spesial buatannya.

Baca juga: Anne Avantie perkenalkan busana batik di AEON BSD

Baca juga: "Badai Pasti Berlalu" Anne Avantie terinspirasi dari bencana
Kebaya seragam pramugari Indonesia buatan Anne Avantie. (HO/ist)
Kebaya seragam pramugari Indonesia buatan Anne Avantie. (HO/ist)


Kepada ANTARA, Anne mengatakan ada alasan istimewa mengapa penerbangan yang menampilan kebaya sebagai seragam pramugari mengarah ke Semarang.

"Karena saya orang Semarang, saya ingin orang-orang tahu bahwa ini karya anak daerah," ujar Anne saat dihubungi, Kamis.

Anne membuat siluet kebaya berkerah Kartini sebagai wujud emansipasi wanita. Dia memilih motif ceplok sekar wangi dengan warna lembut sebagai simbol dari kelembutan dan keanggunan para perempuan.

Seragam pramugari rancangan Anne berupa kebaya brokat katun yang dipadukan dengan batik motif klitik boket yang memperlihatkan citra wibawa namun tetap anggun.

Sejak awal merancang kebaya tersebut, Anne tak hanya menonjolkan keindahan, tapi kenyamanan pramugari yang aktif bekerja di dalam pesawat.

Bahan brokat katun yang digunakan pada seragam ini cukup lentur dan nyaman dipakai oleh pramugari saat bekerja. Anne memastikan seragam yang ia rancang tidak menghambat pekerjaan di atas pesawat.

Perhatian dicurahkan hingga ke bagian paling detil, termasuk setinggi apa selendang sampur agar tidak mengganggu gerak pramugari.

Konsep penerbangan khusus Kebaya Flight seperti ini adalah salah satu upaya Garuda Indonesia untuk terus menghadirkan “The New Flight Experience” sekaligus diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi para pelanggan Garuda Indonesia.

Sebelumnya Garuda juga telah menghadirkan beragam inovasi layanan penerbangan khususnya pada saat In-Flight seperti konser musik akustik di pesawat “#GIAccoustic”, sajian ragam makanan khas Indonesia “Signature Dish”, perayaan hari Kartini dengan “Male Flight”, dan penerbangan bernuansa tempo dulu “Vintage Flight”.

Baca juga: Xpander "terbang" bersama Garuda Indonesia

Baca juga: Renault luncurkan Koleos di area terlarang Garuda Indonesia
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019