Warga Jepara rayakan syawalan dengan panjat pinang di laut

Warga Jepara rayakan syawalan dengan panjat pinang di laut

Suasana lomba panjat pinang di tepi Perairan Jepara, Jawa Tengah, di Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Rabu (12/6). (Foto : Akhmad Nazaruddin Lathif)

Jepara (ANTARA) - Warga Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, merayakan syawalan atau tujuh hari setelah Lebaran dengan menggelar lomba panjat pinang, menangkap bebek dan berenang dengan ember di laut, Rabu.

Lokasi perlombaan dipusatkan di tepi Perairan Jepara, Jawa Tengah, di Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, serta mampu menyedot ratusan penonton dari berbagai desa di Jepara.

Menurut Ketua Panitia Lomba Syawalan Ermelia Handayani di Jepara, Rabu, lomba itu merupakan tradisi yang sudah berlangsung pada  tahun-tahun sebelumnya.

Sebelumnya, lanjut dia, kegiatan tersebut sempat berhenti, kemudian dihidupkan kembali untuk menjadi kegiatan warga sekitar serta sebagai destinasi wisata di Jepara.

"Masyarakat Jepara setelah mengikuti pesta  bisa melanjutkannya dengan menonton lomba panjat pinang di laut, menangkap bebek serta lomba berenang dengan ember.

Ia mengungkapkan jumlah peserta aneka lomba mencapai 50-an orang dengan usia dari tingkat anak-anak hingga paruh baya.

Eko Cahyono, pemenang lomba panjat pinang mengaku senang bisa ikut serta dalam perlombaan panjat pinang di laut.

Karena panjat pinangnya dibuat horisontal, dia mengaku, sempat mengalami kesulitan karena hampir semua peserta lomba gagal mencapai puncak.

"Beruntung setelah berjuang selama dua jam lebih, akhirnya bisa mencapai puncak," ujarnya.

Atas keberhasilannya itu, panitia memberikan piala dan hadiah mainan, sedangkan pemenang lomba kejar bebek di laut mendapatkan hadiah cincin emas seberat satu gram.

Rivaldo (9), peserta lomba renang dengan ember juga mengaku senang bisa mengikuti lomba berenang menggunakan ember, meskipun baru kali pertama ikut ternyata bisa meraih juara tiga sehingga mendapatkan piala dan uang.
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019