PMI Tangerang miliki 805 kantong darah selama Ramadhan

PMI Tangerang miliki 805 kantong darah selama Ramadhan

Para pekerja di Kabupaten Tangerang, Banten, memeriksanakan kesehatan menjelang dilakukan donor darah. (Antara/Adityawarman)

Tangerang (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, Banten, saat ini memiliki 805 kantong darah untuk persediaan selama Bulan Ramadhan, termasuk memenuhi kebutuhan pasien di rumah sakit setempat.

Sekretaris PMI Kabupaten Tangerang, Anda Suhanda di Tangerang, Kamis mengatakan, untuk stok darah selama puasa dan Lebaran 2019 dianggap mencukupi.

"Persediaan darah berbagai golongan dianggap aman dan tersimpan pada tempat yang memadai, memenuhi standar kesehatan," katanya.

Menurut dia, tersedia darah Golongan A sebanyak 42 kantong, Golongan B (367 kantong), Golongan O (346 kantong) dan Golongan AB (50 kantong).

Anda mengatakan pihaknya tetap memberikan pelayanan donor darah pada bulan puasa karena mereka memang sudah rutin menyumbangkan darahnya untuk kepentingan kemanusiaan.

Sebagai contoh pelayanan donor darah tetap dilaksanakan di sekitar tempat ibadah Agama Hindu, Budha dan Kristen.

Hal tersebut karena mereka merupakan penderma darah tetap seperti ada yang tiap bulan, dua bulan dan tiga bulan sekali.

Bahkan pelayanan donor tetap dilakukan di kantor PMI jalan Raya Curug, Desa Kecamatan Curug setiap hari.

Demikian pula pihaknya membuka stan PMI pada sejumlah pusat perbelanjaan dengan harapan pelaku donor darah bersedia menyumbangkan darahnya.

Pelayanan donor darah di pusat perbelanjaan biasanya menggunakan kendaraan yang telah dirancang khusus dengan peralatan pendukung serta petugas.

"Kebanyakan donor darah tersebut pada malam hari setelah mereka berbuka puasa bersama di pusat perbelanjaan," katanya.

Pihaknya mendapatkan ratusan kantong darah melalui sejumlah buruh yang tergabung dalam serikat pekerja yang  telah mendonorkan darahnya pada saat peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei di kantor Disnaker setempat.
Pewarta : Adityawarman(TGR)
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019