Stok kebutuhan pokok di Kudus diprediksi cukup

Stok kebutuhan pokok di Kudus diprediksi cukup

Pekerja tengah mengangkut beras di Pasar Baru Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (Foto : Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (ANTARA) - Stok kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diprediksi tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa, kata Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kudus Imam Prayitno.

"Stok beras tersedia sekitar 1.530 ton yang merupakan stok berjalan yang dikuasai para pedagang besar di Kudus setiap bulan," ujarnya di Kudus, Jumat.

Sementara itu stok gula pasir, katanya, tersedia sebanyak 85 ton yang dikuasai pedagang, sedangkan stok minyak goreng kemasan sebanyak 90.000 liter dan curah sebanyak 102.000 liter di tingkat distributor.

Komoditas lainnya, seperti tepung terigu tersedia sebanyak 335 ton.

Stok daging sapi, kata dia, berdasarkan data dari para pedagang stok berjalan rata-rata per bulan mencapai 154 ton, sedangkan daging ayam ras 360 ton, telur ayam ras 480 ton.

Komoditas bawang merah, kata dia, stok berjalan rata-rata per bulan bisa mencapai 330 ton, cabai merah keriting mencapai 150 ton dan cabai merah besar sekitar 45 ton.

"Bawang putih yang sebelumnya dikabarkan langka di pasaran sudah tersedia. Sedangkan stok berjalan di tingkat pedagang bisa mencapai 186 ton," ujarnya.

Sejauh ini, katanya, stok berjalan sejumlah komoditas yang dibutuhkan masyarakat tersedia cukup, meskipun terkadang terjadi penurunan stok yang memicu kenaikan harga.

Hal itu, kata dia, terjadi pada komoditas bawang putih sempat melonjak hingga Rp80.000/kg, kemudian turun kembali menjadi Rp51.000 per kilogram.

"Jika pasokan di pasaran kembali normal, tentunya harganya bisa turun lagi," ujarnya.

Untuk memastikan stok barang tersedia cukup, monitoring akan dilakukan di beberapa pasar tradisional, termasuk memantau pergerakan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Harga kebutuhan pokok masyarakat selama pekan pertama bulan puasa memang berfluktuasi karena disesuaikan stok yang tersedia di pasaran.

Di antaranya, bawang putih setelah naik tinggi turun menjadi Rp51.000/kg di tingkat pengecer, cabai merah besar naik menjadi Rp38.000/kg dibanding sebelumnya dijual Rp37.000/kg, cabai merah kriting juga naik menjadi Rp25.000/kg dibanding sebelumnya dijual Rp14.650/kg, sedangkan cabai rawit hijau justru turun dari Rp12.500 menjadi Rp10.000/kg.

Gula pasir juga mengalami kenaikan menjadi Rp12.500/kg dibandingkan sebelumnya dijual Rp11.500/kg, sedangkan komoditas lainnya seperti daging sapi maupun daging kerbau cenderung stabil. ***1***
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019