LTMPT akui ada kendala teknis dalam pendaftaran UTBK

LTMPT akui ada kendala teknis dalam pendaftaran UTBK

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (tengah), bersama dengan jajaran dan Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi (kedua dari kiri) melakukan konferensi pers terkait seleksi masuk PTN pada 2019. Ada banyak perubahan tes masuk pada 2019 salah satunya melalui pusat tes atau LTMPT. (Foto Antaranews/Indriani)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi mengakui sampai saat ini masih ada kendala dalam pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

"Memang masih ada kendala, kami mohon maaf masyarakat untuk bersabar untuk antre," ujar Ravik Karsidi di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan sistem pendaftaran masih jalan terus, meskipun lambat. Sebelumnya, pendaftaran UTBK yang merupakan syarat mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Ravik mengatakan saat ini pihaknya terus meningkatkan kapasitas server sehingga bisa menampung pendaftaran. Hingga saat ini jumlah pendaftar UTBK sebanyak 195.271  siswa. Sedangkan jumlah peserta sebanyak  115.930 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100.154 merupakan peserta reguler dan 15.766 siswa berasal dari beasiswa Bidikmisi.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan pihaknya telah memanggil panitia LTMPT dan PT Telkom untuk membahas tentang peningkatan jaringan. Dengan demikian pendaftaran UTBK tidak lagi meresahkan siswa.

Nasir menjelaskan sebelumnya Telkom telah memperlebar kapasitas jaringan dan kemampuan mesin untuk membuka situs sehingga semua bisa masuk di saat bersamaan.

Baca juga: LTMPT ingatkan pendaftaran UTBK gelombang satu hingga 24 Maret
Baca juga: Peserta SBMPTN kini harus mengikuti ujian tulis berbasis komputer
Baca juga: Universitas Udayana siapkan 1.000 komputer untuk SBMPTN 2019

Pewarta : Indriani
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019