Puluhan wartawan Karawang deklarasi netralitas pada pemilu

Puluhan wartawan Karawang deklarasi netralitas pada pemilu

Ilustrasi: Logo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), yang disahkan dalam Kongres PWI pertama kali di Solo, Jawa Tengah, pada 9 Februari 1946. (pwi.or.id)

Karawang (ANTARA News) - Puluhan wartawan dari berbagai media di Kabupaten Karawang, Jawa Barat mendeklarasi netralitas wartawan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Jumat.

Deklarasi yang digelar saat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Jabar di Karawang itu, puluhan wartawan membacakan komitmennya yang diantaranya menolak kampanye hitam yang bisa memecah belah bangsa dan tanah air.

Melalui deklarasi itu, puluhan wartawan di Karawang juga sepakat untuk tidak membuat dan menyebarkan berita bohong atau hoaks.

"Saya mendukung kegiatan deklarasi ini. Saya harap kegiatan deklarasi ini membuktikan kalau seluruh insan pers menjadi garda terdepan yang mampu menjaga berita-berita hoaks," kata Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana usai deklarasi.

Ia mengatakan, peran media dalam menangkal hoaks cukup penting. Media mainstream hingga kini masih menjadi sumber terpercaya bagi masyarakat ditengah maraknya hoaks.

Sementara itu Ketua PWI Karawang, Oland PH Sibarani menyatakan deklarasi netralitas wartawan terhadap netralitas Pemilu itu penting.

"Wartawan yang kompeten tentunya tidak mungkin menulis yang merugikan, apalagi sampai memecah belah bangsa dan negara," katanya.

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri tegaskan netralitas TNI dan Polri di pemilu
Baca juga: Wapres minta guru PNS netral dalam pemilu
Baca juga: Peneliti: Media harus bisa jadi acuan saat pemilu
Baca juga: Pers di NTT deklarasi dukung pemilu bermartabat
Pewarta : M.Ali Khumaini
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018